Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Acungkan Pistol, Pengedar Sabu Ini Tewas Ditembak Polisi

Tidak mau mengambil risiko, polisi langsung menembak AA hingga akhirnya tersangka tewas di tempat.

Acungkan Pistol, Pengedar Sabu Ini Tewas Ditembak Polisi
istimewa
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto saat mengungkap kronologi penangkapan pengedar sabu di Pademangan, Selasa (7/4/2020). Dari tiga pengedar satu orang tewas tertembak. 

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG PRIOK -- Aksi koboi sindikat pengedar sabu bersambut dengan tembakan para personel polisi yang akan menangkapnya, di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Seorang pengdar yang mengacung-acungkan senjata api ke polisi pun akhirnya tumbang dihajar timah panas dari para penegak hukum.

Seperti layaknya adegan dalam film action, sejumlah aparat kepolisian terlibat pengejaran dengan tiga anggota sindikat pengedar sabu

Polisi dan pengedar sabu pun sempat saling mengacungkan senjata hingga akhirnya salah satu kurir sabu berinisial AA tewas tertembak karena mencoba melawan aparat ketika diamankan.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, ketiga tersangka ditangkap Senin (6/4/2020) sore sekitar pukul 17.45 WIB.

Baca: Liverpool tak Dapat Gelar jika Kompetisi Dihentikan kata Peter Schmeichel

Baca: Cara Dapat Listrik Gratis dan Diskon 50 Persen dari PLN, Akses Melalui www.pln.co.id dan WhatsApp

Baca: Sayarat Mendapatkan BLT Rp 600 Ribu Selama 3 Bulan Dampak Corona, Disalurkan Bulan Ini

Para anggota polisi dan para pengedar sabu yang terdiri dari AA (27), AB (25) dan JLH (40) sempat kejar-kejaran di Jalan Benyamin Sueb, Pademangan, Jakarta Utara.

Sampai akhirnya mobil yang dikendarai pengedar AA dengan nomor polisi B 1503 FP lepas kendali sehingga menabrak pembatas jalan di lokasi tersebut. Polisi pun berupaya menangkap ketiga tersangka saat itu juga.

Namun tidak berhenti di situ, ketika polisi hendak membekuk ketiga tersangka, AA malah mengacungkan senjata api ke hadapan polisi.

Tidak mau mengambil risiko, polisi langsung menembak AA hingga akhirnya tersangka tewas di tempat.

"Setelah terjadi tembak-menembak kemudian dua tersangka lainnya menyerahkan diri," kata Budhi dalam dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (7/4/2020).

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas