6.000 Paket Sembako dan Masker Kain dari Relawan Anak Bangsa-Pertiwi Indonesia untuk Korban PHK
Pembagian dilakukan bertahap ke daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Banten, dan beberapa daerah lain di Jawa Barat.
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pertiwi Indonesia dan Relawan Anak Bangsa bekerjasama melakukan pembagian ribuan paket sembako dan masker kain untuk masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi virus corona.
Penggagas perkumpulan relawan perempuan, Pertiwi Indonesia, Putri K Wardani mengatakan bantuan tersebut disalurkan karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
"Kali ini kami bergandengan tagan dengan para pengusaha yang peduli untuk mengumpulkan ribuan paket sembako dan masker kain untuk didistribusikan melalui jejaring kami di berbagai daerah. Ini adalah wujud dari semangat Pertiwi Indonesia bergerak yang selalu kami dengungkan," ujar Putri melalui keterangan tertulis, Jumat (8/5/2020).
Baca: Ferdian Paleka Ditangkap polisi, Pakar Mikro Ekspresi Ungkap Sisi Lain: Tertawanya Sakit
Kedua organisasi tersebut menyalurkan sekitar 6.000 paket sembako dan masker kain.
Pembagian dilakukan bertahap ke daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Banten, dan beberapa daerah lain di Jawa Barat.
Penerima bantuan adalah masyarakat yang kehilangan nafkah seperti para pekerja yang di-PHK, para pegawai toko, pegawai pariwisata, karyawan hotel, hingga salon.
"Jaringan Pertiwi Indonesia dan pengalamannya melakukan distribusi sembako dengan mekanisme menjaga jarak dan disiplin penggunaan masker dan membiasakan cuci tangan sangat membantu Relawan Anak Bangsa yang rencananya akan melakukan pembagian berjenjang juga ke daerah-daerah lainnya," ucap Ketua Relawan Anak Bangsa Vica Vayerawita.
Baca: Petisi Dukungan Pendirian Patung Didi Kempot di Stasiun Balapan Solo Masih Sepi Peminat
Bantuan ini diharapkan dapat menjadi edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga jarak, cuci tangan, tetap belajar bekerja dan beribadah di rumah, himbauan tidak mudik.
Distribusi penyaluran bantuan yang dilakukan juga memperhatikan prinsip menjaga jarak dan menghindari kerumunan.