Tribun

Lebaran 2020

Cerita Pasutri Pedagang Cilok Sukses Kembali ke Jakarta di Tengah Ketatnya Pengawasan Keamanan

Kelurahan Papanggo mendata warga yang baru tiba di DKI Jakarta usai menjalani mudik Idulfitri.

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Cerita Pasutri Pedagang Cilok Sukses Kembali ke Jakarta di Tengah Ketatnya Pengawasan Keamanan
TribunJakarta.com/Dok Pemkot Jaksel
Ilustrasi: Petugas Satpol PP menempel stiker pemberitahuan bagi pendatang yang sedang dikarantina mandiri selama 14 hari di Kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Kamis (28/5/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kisah pasangan suai istri asal Sukoharjo yang berhasil menembus ketatnya pengawasan keamanan masuk ke Jakarta.

Pasangan suami istri Sumardi (54) dan istrinya bisa kembali ke rumahnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pasutri yang sehari-hari berdagang bakso cilok itu baru saja kembali dari kampung halamannya di Sukoharjo, Jawa Tengah pada Senin (1/6/2020).

Mereka mengaku mudik Idul Fitri ke kampung halaman.

Warga Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara tersebut itu pun menggunakan jasa mobil travel untuk pulang ke ibu kota.

Sumardi bercerita dirinya bersama sang istri pulang kampung sebelum Ramadan pada April 2020.

Sumardi bersama istri selama 1,5 bulan berada di kampung halaman.

Sumardi pun memutuskan kembali ke rumahnya di Papanggo untuk kembali mencari nafkah sebagai pedagang bakso cilok.

Baca: Garuda Indonesia Layani Pengiriman Barang Berbasis Aplikasi KirimAja

Baca: Barcelona Bikin Kerasan Marc-Andre ter Stegen

Baca: Ombudsman RI Menyayangkan Sikap DKPP Terkait Pemberhentian Eks Komisioner KPU Evi Novida

Menggunakan jasa travel, Sumardi mengaku tak menemui hambatan dalam perjalanan berangkat maupun pulang dari Sukoharjo ke Jakarta.

Padahal saat itu masih dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tengah pandemi Covid-19 ini.

Perjalanan pulang kampung hingga kembali ke perantauan dirasakan Sumardi lancar saja tanpa terjaring razia PSBB di tengah jalan.

"Nggak, nggak diberhentiin petugas," kata Sumardi saat ditemui di rumahnya, Selasa (2/6/2020) sore.

Sumardi mengaku bisa lolos razia PSBB lantaran menggunakan jasa angkutan travel yang enggan ia sebutkan namanya.

Sumardi dan istrinya mendapatkan jaminan sampai di tujuan tanpa terjaring razia apapun.

Wiki Terkait

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas