Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kejaksaan Agung Kebakaran

Kejagung Bakal Bongkar Isu Cleaning Service Miliki Uang Rp 100 Juta

Kejaksaan sejak awal telah membentuk posko bersama untuk mengungkap penyebab kebakaran gedung, yang diduga merupakan kelalaian.

Kejagung Bakal Bongkar Isu Cleaning Service Miliki Uang Rp 100 Juta
WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Petugas Bareskrim Polri melepas Polisiline sebagai tanda usainya penyelidikan polisi di tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2020). Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo memberikan keteangan hasil Puslabfor dan telah memeriksaan 131 saksi serta mengumpulkan data-data, berkesimpulan kebakaran yang terjadi pada Sabtu 22 Agustus terdapat dugaan peristiwa pidana. (WARTAKOTA/Henry Lopulalan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan pihaknya bersama Kepolisian telah mengusut cleaning service yang menjadi saksi secara mendalam, terkait kebakaran Gedung Kejaksaan Agung.

Apalagi, yang bersangkutan dikabarkan memiliki uang di atas Rp 100 juta di rekeningnya dan dapat mengakses lantai 6, yang merupakan titik kebakaran.

"Adanya informasi rekening-rekening, mohon izin. Ini sudah didalami oleh penyidik Kabareskrim, tentang adanya rekening, katanya Rp 100 juta yang tidak sesuai dengan pendapatannya," kata Burhanuddin saat rapat dengan Komisi III DPR secara virtual, Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Menurut Burhanuddin, Kejaksaan sejak awal telah membentuk posko bersama untuk mengungkap penyebab kebakaran gedung, yang diduga merupakan kelalaian.

"Kalau memang ada itu kesengajaan atau kelalaian, saya mengharapkan adanya tersangka itu," ucap Burhanuddin.

Saat rapat, Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan meminta Jaksa Agung untuk berhati-hati terkait adanya saksi cleaning service yang bekerja di lantai bawah, tetapi bisa sampai ke lantai 6.

Baca: Komisi Kejaksaan: Polisi Harus Ungkap Calon Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

"Tolong bapak hati-hari, ada tidak manipulasi keterangan, Jaksa Agung harus curiga. Cleaning service ini ditenggarai bukan hanya cleaning servis, bisa berbuat sesuatu," papar Arteria.

"Dicek juga rekening uangnya di atas Rp 100 juta. Apa benar kalau diperiksa didampingi anak buahnya mantan Jaksa Agung Muda. Apa benar ada penampilan baru, yang bersangkutan dibotakin, kalau dibotakin, hati-hati Pak, mau cek DNA rambutnya sudah plontos," sambung politikus PDIP itu.

Sementara, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejagung, Fadil Zumhana mengatakan, pihak Kejaksaan memang melakukan pendampingan terhadap sanksi, termasuk cleaning service yang dapat mengakses ke lantai 6.

"Kami dampingi (saksi), sampai cleaning service nya kami dampingi, supaya yang bersangkutan memberikan keterangan yang terang dan jujur," ucap Fadil.

Terkait uang di rekeningnya mencapai Rp 100 juta dan bisa ke lantai 6, Fadil menyebut hal ini masih dalam proses penyidikan.

"Nanti itu akan kami bongkar, karena kemarin proses penyelidikan, belum pro justitia, ketika proses penyidikan ini kami minta dari penyidik mengungkap itu dari mana uangnya," paparnya.

Ikuti kami di
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas