Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

PSBB di Jakarta

Gubernur Anies Terapkan PSBB Transisi di Jakarta, Bioskop Kembali Dibuka, tapi Ini Syaratnya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya memutuskan mencabut pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperketat.

Gubernur Anies Terapkan PSBB Transisi di Jakarta, Bioskop Kembali Dibuka, tapi Ini Syaratnya
Foto oleh Vladimir Fedotov di Unsplash
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan PSBB transisi mulai 12 Oktober hingga 25 Oktober 2020.Pemprov DKI Jakarta kembali mengizinkan kegiatan indoor. Seperti meeting, workshop, seminar, teater, bioskop, akad nikah, pemberkatan, upacara pernikahan, dan lain-lain. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya memutuskan mencabut pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperketat.

Dengan demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan PSBB transisi mulai 12 Oktober hingga 25 Oktober 2020.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Pemprov DKI Jakarta kembali mengizinkan kegiatan indoor.

Baca: Mulai Besok, Jakarta Kembali Laksanakan PSBB Transisi hingga 25 Oktober, Begini Data Epidemiologinya

Seperti meeting, workshop, seminar, teater, bioskop, akad nikah, pemberkatan, upacara pernikahan, dan lain-lain.

Namun, semua kegiatan itu harus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Baca: Kasus Covid-19 Melandai, Gubernur Anies Kembalikan Jakarta ke PSBB Transisi hingga 25 Oktober

"Dengan pengaturan tempat duduk secara ketat. Selain itu, untuk ketentuan buka atau jam operasional, mengajukan persetujuan teknis. Atau pengajuan permohonan dilakukan oleh pengelola gedung," tulis keterangan tersebut, Minggu (11/10/2020).

Selain itu, syarat lainnya adalah, maksimal 25 persen kapasitas, jarak antar tempat duduk minimal 1,5 meter, peserta dilarang berpindah-pindah tempat duduk, atau berlalulalang (melantai), alat makan-minum disterilisasi, pelayanan makanan dilarang dalam bentuk prasmanan, petugas memakai masker, face shield, dan sarung tangan.

Baca: UU Cipta Kerja Ditolak Buruh, Hotman Paris Cerita Sulitnya Buruh Tuntut Pesangon

Melandai

Sementara itu, berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta, tampak adanya pelambatan kenaikan kasus positif dan kasus aktif meski masih terjadi peningkatan penularan (Rt).

Melihat hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta memutuskan mengurangi kebijakan rem darurat secara bertahap dan memasuki Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi dengan ketentuan baru selama dua pekan ke depan, mulai 12 - 25 Oktober 2020.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas