Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penembakan di Cengkareng

Kasus RM Kafe, DPRD Sebut Jadi Cermin Lemahnya Pengawasan Pemprov DKI

Lukmanul Hakim mengatakan peristiwa di RM Kafe merupakan cermin dari lemahnya pengawasan kebijakan di ibu kota.

Kasus RM Kafe, DPRD Sebut Jadi Cermin Lemahnya Pengawasan Pemprov DKI
Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra
Lokasi penembakkan oleh oknum polisi Bripka CS, RM Cafe yang sudah ditutup permanen, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (26/2/2021) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah kafe maupun temat hiburan malam (THM) diduga menyiasati ketentuan batasan jam operasional usaha di masa PSBB DKI Jakarta.

Dugaan itu terbukti pada peristiwa penembakan yang dilakukan oknum polisi di RM Kafe, Cengkareng, Jakarta Barat pada Kamis (25/2) dinihari sekitar pukul 04.30 WIB.

RM Kafe masih buka sampai dini hari.

Padahal batasan jam operasi tempat usaha seperti kafe, pusat perbelanjaan atau mal hanya diizinkan sampai pukul 21.00 WIB.

Baca juga: 18 Tempat Usaha Disegel Satpol PP Kota Bekasi Karena Langgar Jam Operasional 

Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, 2 Tempat Karaoke di Jakbar Disegel, Puluhan Pengunjung Dikenakan Denda 

Anggota Fraksi PAN DRRD DKI Jakarta Lukmanul Hakim mengatakan peristiwa pada Kamis lalu itu merupakan cermin dari lemahnya pengawasan kebijakan di ibu kota, sehingga perilaku akal - akalan seperti RM Kafe tetap berulang.

"Perizinan usaha di Jakarta itu lemah pengawasannya. Itu (RM Cafe-red) kan tempat hiburan malam, kemudian berubah izinnya jadi tempat makan atau restoran. Tapi aktivitasnya tetap saja hiburan malam, buka nya sampai subuh. Dan yang saya dengar infonya, mereka ini bukan sekali dua kali melanggar," kata Hakim dalam keterangannya, Sabtu (27/2/2021). 

Atas hal tersebut, Anggota Komisi A DPRD DKI ini mendesak Pemprov memperketat pengawasan operasional tempat usaha sebagaimana aturan yang berlaku.

Pemprov diminta tak segan melanggar tempat usaha yang langgar perizinan. 

Seorang anggota TNI tewas ditembak di kafe Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/2/2021) dini hari tadi.
Seorang anggota TNI tewas ditembak di kafe Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/2/2021) dini hari tadi. (instagram)

Ia berharap Pemprov DKI tak menunggu sampai kasusnya ramai baru dilakukan penindakan.

"Yang begini kalau sudah bandel, langsung sikat aja. Tutup permanen kalau perlu," tegas dia. 

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas