Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Babi Ngepet Dibeli Secara Online

Cerita babi ngepet itu sempat menjadi viral setelah video penangkapan hewan itu beredar di media sosial.

Babi Ngepet Dibeli Secara Online
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Adam Ibrahim ketika memberikan keterangan di Polres Metro Depok, Kamis (29/4/2021). Adam adalah sosok yang membuat cerita bohong mengenai babi ngepet 

*Harga Rp 900 Ribu, Ongkir Rp 200 Ribu

*Ustaz Adam Karang Cerita Supaya Terkenal

*Ingin Punya Banyak Pengikut

TRIBUNNEWSCOM, DEPOK - Polisi menetapkan seorang ustaz bernama Adam Ibrahim (44) di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat sebagai tersangka karena diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks soal babi ngepet di Depok.

Cerita babi ngepet itu sempat menjadi viral setelah video penangkapan hewan itu beredar di media sosial.

Kapolres Depok Kombes Imran Edwin Siregar mengatakan, dari hasil pemeriksaan Adam mengakui bahwa semua cerita yang kadung tersebar hanyalah rekayasanya semata.

Bahkan, rekaya cerita tersebut telah dikarang Adam sejak Maret 2021 silam.

”Jadi tersangka ini bekerja sama (dengan) sekitar 8 orang membuat cerita, mengarang cerita seolah-olah babi ngepet itu benar. Ternyata itu rekayasa dari tersangka dan teman-temannya," kata Imran kepada wartawan, Kamis (29/4).

Baca juga: Pengakuan dan Permohonan Maaf Adam, Dalang Babi Ngepet di Sawangan Depok

Imran menjelaskan, cerita soal babi ngepet itu dibuat setelah ada warga kehilangan uang sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta.
Alih-alih melakukan penangkapan dengan cara bugil di tengah malam seperti yang diceritakannya, Adam Ibrahim rupanya membeli babi tersebut secara online dari Komunitas Kucing Depok seharga Rp 900 ribu dan biaya kirim Rp 200 ribu.

Menurut Imran, pria berusia 44 tahun mengarang tentang cerita penangkapan babi ngepet karena dirinya ingin makin terkenal dan banyak pengikutnya di majelis taklim yang diadakannya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas