Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Anggota DPRD Kota Bekasi Persilakan Polisi Usut Anaknya yang Terlibat Perdagangan Anak

Ironisnya pelaku penjualan bayi ini adalah anak seorag anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Anggota DPRD Kota Bekasi Persilakan Polisi Usut Anaknya yang Terlibat Perdagangan Anak
TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI -- Kasus perdagangan anak terjadi di Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Ironisnya pelaku penjualan bayi ini adalah anak seorag anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Sang anggota dewan ini pun meminta agar aparat hukum mengusutnya.

Melalui kuasa hukumnya, anggota DPRD Kota Bekasi yang merupakan orang tua terduga pelaku perdagangan anak berinisial AT (21), mempersilakan polisi untuk melakukan proses hukum atas kasus tersebut.

Baca juga: Cerita Kakak Adik Nyaris Jadi Korban Human Trafficking, Ditipu Penyalur TKW, Ini Nasibnya Sekarang

Baca juga: Tiga Anggota Sindikat Human Trafficking di Medan Ditangkap, Begini Modusnya

Kuasa Hukum keluarga AT menjelaskan, kliennya menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut tanpa ada intervensi dari dirinya yang menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Bekasi.

"Klien saya persilakan polisi untuk memproses hukum," ujar Bambang saat dikonfirmasi, Selasa (18/5/2021).

Bambang menuturkan bahwa kasus yang menyeret AT merupakan masalah personal dan tak ada kaitan dengan kliennya.

"Sebenarnya, kalau bapaknya tidak ada kaitan hukumnya. Anak ini sudah besar dan sudah dewasa.

Jadi tidak ada hubungan hukumnya sama bapaknya. Bapaknya memang anggota dewan, tapi ini tidak ada kaitannya. Memang anaknya sudah dewasa," katanya.

Ia menambahkan bahkan kliennya bersedia untuk koperatif membantu kepolisian untuk mengusut kasus yang menimpa korban berinisial PU (15).

Namun demikian, keluarga AT mengaku hingga kini juga tak mengetahui keberadaannya lantaran tak tinggal bersama AT sejak 2 tahun lalu.

"Kami siap kooperatif. Apabyang dibutuhkan kami siap membantu. Sampai saat ini belum ditemukan oleh keluarganya. Kita sedang mencari juga keberadaannya.

Anak itu tidak tinggal sama-sama antara AT dan kedua orangtuanya. Tinggalnya misah semenjak 2 tahun yang lalu," tutur Bambang. (Rangga Baskoro)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Anggota DPRD Bekasi Minta Polisi Proses Hukum Anaknya yang Terlibat Kasus Perdagangan Anak

Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas