Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Polisi Tangkap Pengemudi Pajero Penganiaya Sopir Truk di Jakut, Pelaku Sempat Kabur ke Jawa Timur

Polisi menangkap pengemudi Pajero penganiaya sopir dan mpemecah kaca truk trailer di Jakarta Utara. Polisi sebut pelaku sempat kabur ke Jawa Timur.

Polisi Tangkap Pengemudi Pajero Penganiaya Sopir Truk di Jakut, Pelaku Sempat Kabur ke Jawa Timur
Kolase Serambi News/Istimewa
Tampang pengendara mobil pajero yang lakukan penganiayaan ke sopir truk. -- Polisi menangkap pengemudi Pajero penganiaya sopir dan mpemecah kaca truk trailer di Jakarta Utara. Polisi sebut pelaku sempat kabur ke Jawa Timur. 

TRIBUNNEWS.COM - Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara telah menangkap pengemudi Pajero yang menganiaya sopir dan memecahkan kaca truk trailer, Senin (28/6/2021).

Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriyadi mengatakan, pelaku sempat melarikan diri ke wilayah Jawa Timur.

Pelaku kemudian melarikan diri lagi ke arah Jakarta, hingga akhirnya dibekuk polisi di Bandara Soekarno-Hatta pukul 8.00 WIB.

"Yang bersangkutan, yang memukul sopir truk dan menghancurkan kacanya, kita amankan tadi jam delapan di Bandara Seokarno-Hatta," kata Nasriyadi dalam video yang diunggah kanal YouTube Kompastv, Senin (28/6/2021).

"Yang bersangkutan sempat kabur ke wilayah Jawa Timur, kemudian kabur lagi naik pesawat, kita cek menifesnya arah Jakarta dan tim yang kedua menangkap di Jakarta," jelas Nasriyadi.

Baca juga: VIRAL Video Pengemudi Pajero Pecahkan Kaca Truk dan Pukul Sopir, Korban Beberkan Kronologinya

Baca juga: Dipicu Persoalan Dua Bulan Lalu, Saeful Pukul Kepala Wiwin Pakai Piring hingga Tewas

Dalam penangkapan tersebut, petugas menyita tongkat yang digunakan pelaku untuk memecahkan kaca truk trailer.

Polisi juga menyita sebuah mobil SUV dengan nomor polisi B 1086 VJA.

Diketahui, nomor polisi yang terpasang di kendaraan tersebut merupakan pelat palsu.

Nasriyadi kemudian menegaskan, pelaku bukan anggota TNI atau anggota Polri, tetapi bekerja sebagai pelaut.

"Kita telah mengamankan stik yang digunakan untuk memecahkan kaca, kemudian telah mengamankan yang digunakan, ternyata adalah pelat palsu, bukan pelat asli."

Halaman
123
Penulis: Rica Agustina
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas