Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Cerita Anggota Pemulasaran Jenazah Covid-19, Awalnya Takut Tapi Harus Memberanikan Diri

Menjadi bagian dari tim pemulasaaran jenazah pasien Covid-19 bukanlah perkara mudah.

Cerita Anggota Pemulasaran Jenazah Covid-19, Awalnya Takut Tapi Harus Memberanikan Diri
Warta Kota/Henry Lopulalan
Suasana pemakaman khusus jenasah Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis(24/6/2021). TPU Rorotan memiliki luas 3 hektar dapat menampung sekitar 7.200 petak makam baru khusus jenazah Covid-19. Saat ini sudah terisi 900 makam. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

“Kita langsung praktik di RW 13 Sunter Agung. Malamnya ada jenazah yang harus ditangani,” kata Ardi yang baru pertama kali melakukan pemulasaran jenazah.

Pria yang menjadi PPSU sejak tahun 2015, ini menceritakan dirinya bersama tim yang beranggotakan 10 orang itu menghadapi kendala saat melakukan pemulasaran jenazah pasien Covid-19.

“Waktu itu kendalanya tim pemulasaran pertama kesulitan evakuasi jenazah di lantai 3. Biasanya kan yang isolasi mandiri di lantai atas,” katanya.

Pada saat itu Ardi bersama tim mempraktikkan ilmu pemulasaran yang diperolehnya.

Ardi lalu menurunkan jenazah ke lantai dasar kemudian melakukan serangkaian proses pemulasaran.

“Semuanya kita lakukan sesuai prosedur, setiap prosesnya kita semprotkan disinfektan sampai akhirnya dimasukkan ke peti dan wrapping,” sambungnya.

Sejauh ini Ardi sudah melalukan pemulasaran terhadap dua jenazah kasus Covid-19.

Selama itu dirinya selalu memakai alat pelindung diri (APD) lengkap sebagai langkah antisipasi terpapar Covid-19.

Setiap kali menyelesaikan tugasnya, Ardi akan selalu disemprotkan disinfektan.

Tidak hanya sekali namun berkali-kali hingga harus mandi setelahnya dan setibanya di rumah.

“Kita itu habis disemprot disinfektan pas masih pakai APD, kita mandi alkohol setelah dicopot. Habis itu baru mandi, sampe rumah mandi lagi,” kata Ardi.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Jadi Tim Pemulasaran Jenazah Pasien Covid-19, Awalnya Ardi Khawatir Terpapar

Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas