Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Siswa SMPN 2 Kota Bekasi Berharap PTM Kembali Normal

Siswa SMPN 2 Kota Bekasi senang hari pertama pelaksanaan pembelajaran tatap muka berlangsung lancar.

Siswa SMPN 2 Kota Bekasi Berharap PTM Kembali Normal
Tribunnews.com/Ferryal Immanuel
Suasana anak-anak ketika pulang sekolah di SMPN 2, Kota Bekasi. Mereka sangat senang karena bisa menjalani pembelajaran hari pertama dengan lancar pada Rabu (1/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferryal Immanuel

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Siswa SMPN 2 Kota Bekasi senang hari pertama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) berlangsung lancar.

Para siswa juga sangat senang karena bisa kembali bertemu dengan teman-teman sebayanya.

"Saya merasa gembira karena dengan pembelajaran tatap muka dapat berinteraksi secara langsung kepada guru dan teman-teman, walau kegiatan masih harus terbatas," ujar Muhammad Fahri salah satu murid SMPN 2, Kota Bekasi, Rabu (1/9/2021).

Ia juga menjelaskan bahwa selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) banyak kendala yang dialami oleh dirinya.

"Selama belajar secara daring, banyak kendala seperti jaringan tiba-tiba putus, kuota internet yang habis, dan kita tidak bisa bertanya kepada guru," ucapnya kepada Tribunnews.com.

Baca juga: Hari Pertama PTM Orang Tua Murid SMPN 2 Kota Bekasi Merasa Senang

Fahri menceritakan bahwa keputusan pembelajaran tatap muka merupakan hal yang baik untuk setiap anak-anak.

"Menurut saya jika kita kelamaan belajar di rumah, bukan belajar tetapi kebanyakan main handphone atau laptop," ucapnya.

Selain itu, Fahri mengapresiasi siswa SMPN 2 Kota Bekasi sangat menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.

"Prokes yang diterapkan juga baik, kita diwajibkan memakai masker delama di lingkungan sekolah, harus mencuci tangan, dan setiap siswa melalui pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki area sekolah," tegasnya.

Ia berharap pembelajaran tatap muka (PTM) dapat terus berjalan dengan tetap memperhatikan prokes dengan baik.

"Kalau prokes ketat, pasti aman," ucapnya.

Fahri berharap pandemi covid-19 segera berakhir dan pembelajaran bisa kembali normal di sekolah. 

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas