Tribun

Polisi yang Banting Mahasiswa Saat Demo Minta Maaf dan Mengaku Tindakannya Refleks

Brigadir NP telah meminta maaf secara langsung kepada korban dan keluarganya, yakni ayah dan ibu korban.

Editor: Hasanudin Aco
Polisi yang Banting Mahasiswa Saat Demo Minta Maaf dan Mengaku Tindakannya Refleks
Wartakotalive.com/Gilbert Sem Sandro
Konfrensi pers Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro di loby Polresta Tangerang. Terkait video viral, yang menunjukan seorang oknum polisi membanting salah seorang mahasiswa yang melakukan demonstrasi. 

Laki-laki berambut panjang itu mengabarkan kondisinya saat ini.

"Nama saya Faris. Saya nggak mati, masih hidup," kata Faris.

Faris pun menegaskan bahwa dirinya baik-baik saja.

"Dalam keadaan biasa-biasa saja. Cuma sedikit pegel-pegel," katanya singkat.

Dibanting hingga Kejang-kejang dan Pingsan

Sebelumnya diberitakan viral video seorang anggota polisi membanting mahasiswa peserta demo di depan Kantor Bupati Tangerang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (13/10/2021).

Video polisi banting mahasiswa hingga tak sadarkan diri itu beredar di beberapa akun media sosial Instagram.

Salah satunya video polisi banting pendemo tersebut diunggah oleh akun Instagram @seputartangsel.

Dalam video itu tampak polisi tengah membubarkan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Banten Raya saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Tangerang, Tigaraksa.

Beberapa pendemo ditangkap oleh polisi.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas