Tribun

Upah Minimum Pekerja 2021

Desak Gubernur DKI Dobrak Aturan Supaya UMP Naik 5%, Buruh: Semoga Pak Anies Jadi Presiden 2024

Sambil menyuarakan aksinya menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP), massa buruh mendoakan Gubernur DKI Jakarta Aneis Baswedan menjadi presiden.

Editor: Wahyu Aji
Desak Gubernur DKI Dobrak Aturan Supaya UMP Naik 5%, Buruh: Semoga Pak Anies Jadi Presiden 2024
HUMAS PEMPROV DKI/HUMAS PEMPROV DKI
Gubernur Anies Baswedan didampingi Kadisnakertrans dan Energi Andri Yansah menemui para buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) yang menuntut kepastian kenaikan upah minimum regional bagi pekerja/buruh di Jakarta, di Balaikota, Kamis(18/11). (TRIBUNNEWS/HUMAS PEMPROV DKI) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Massa buruh kembali berdemo di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Sambil menyuarakan aksinya menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP), massa buruh mendoakan Gubernur DKI Jakarta Aneis Baswedan menjadi presiden.

Syaratnya, Anies Baswedan harus sukses melawan ketentuan formula UMP ala Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

"Mudah-mudahan Pak Anies kepilih jadi Presiden 2024," jelaskata orator dari mobil komando di depan Balai Kota DKI, Selasa (30/11/2021).

Dilansir dari TribunJakarta.com, mereka optimistis bila Anies Baswedan dapat membuat keputusan dengan formula UMP Jakarta yang bijak untuk buruh.

Sebab, diketahui Anies telah menyurati Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terkait usulan peninjauan kembali formula penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Surat dengan nomor 533/-085.15 itu ditujukkan untuk Kemenaker RI pada 22 November 2021 lalu.

"Kami berharap Pak Anies bisa mendobrak aturan ini. InsyaAllah Pak Anies naik jadi presiden di 2024," lanjut orator.

Baca juga: Anies Teken Pergub Pengetatan, Polisi Terapkan Crowd Free Night Supaya Jalanan Sepi Malam Tahun Baru

Sementara itu, Ketua SP RTMM-SPSI, Ujang Romli mengatakan aksi ini akan berlangsung hingga pukul 18.00 WIB.

Ratusan buruh akan terus melakukan orasi untuk mendesak Anies Baswedan mencabut surat keputusan (SK) terkait upah minimum provinsi (UMP) 2022.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas