Tribun

Ibu Kota Baru

Pemprov DKI Tanggapi Rencana Pusat Gunakan Aset Negara di Jakarta untuk Danai Ibu Kota Baru

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakudirinya belum diajak berdiskusi terkait wacana tersebut.

Editor: Choirul Arifin
Pemprov DKI Tanggapi Rencana Pusat Gunakan Aset Negara di Jakarta untuk Danai Ibu Kota Baru
Tribunnews.com/Danang Triarmojo
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/9/2021). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Yolanda Putri Dewanti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menanggapi rencana Pemerintah Pusat memanfaatkan aset pemerintah di DKI Jakarta untuk membiayai pembangunan ibu kota negara baru di Kalimantan Timur.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakudirinya belum diajak berdiskusi terkait wacana tersebut.

Dia menegaskan, Pemprov DKI akan membahas wacana tersebut bersama DPRD DKI Jakarta,

"Soal itu memang belum dibahas, nanti teman-teman bersama DPRD kita akan bahas, kita akan tindaklanjuti apa yang menjadi kebijakan pemerintah pusat terkait Ibu Kota. Pasti nanti kami Pemprov dan DKI Jakarta akan dilibatkan," ucap Ariza di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (29/11/21).

Dia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan DPR RI terkait wacana untuk pemindahan aset negara di DKI Jakarta.

Baca juga: Menteri Basuki Sebut Pembangunan Kawasan Inti Pusat Ibu Kota Negara di Kaltim Dimulai 2022

"Ya itu semuanya nanti akan bersama sama pempus dengan DPR RI kami di DKI bersama pemprov dan DPRD DKI bersama sama akan carikan solusi terbaik terkait aset aset DKI Jakarta," ucapnya.

Baca juga: Ibu Kota Negara Pindah ke Kaltim, Emil Salim: Ngeri, Gedung Kemenkeu Bisa Jadi Mal

Dikutip dari Kompas.com, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana mengoptimalisasi aset negara di DKI Jakarta senilai Rp 1.000 triliun untuk mendanai pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.

"Uangnya nanti akan digunakan untuk pembangunan di IKN," kata Direktur BMN DJKN Kemenkeu Encep Sudarwan dalam media briefiing, Jumat (26/11/2021).

Menurutnya, aset di Jakarta yang akan dioptimalisasi meliputi tanah dan bangunan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas