Tribun

Kronologi Seorang Wanita di Cilincing Jadi Korban Peluru Nyasar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang warga Cilincing terkena peluru nyasar. Polisi kini mengusut kasus tersebut.

Penulis: Fandi Permana
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kronologi Seorang Wanita di Cilincing Jadi Korban Peluru Nyasar, Polisi Lakukan Penyelidikan
Kolase Tribunnews/TribunJakarta
Ilustrasi peluru nyasar dan Santi (42), tante korban dugaan peluru nyasar Nurhasanah (26) menunjukan lokasi kejadian di Jalan Swadaya V, RT 10 RW 06 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, peristiwa peluru nyasar diawali suara kencang seperti lampu pecah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nurhasanah (26) warga Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, tiba-tiba meringis kesakitan.

Kakinya terluka diduga terkena peluru nyasar.

Akibatnya sela-sela jari manis dan kelingking di kaki kirinya mengalami luka gores bahkan patah tulang.

Kejadian ini dialaminya pada, Senin (4/7/2022) lalu.

Baca juga: Polisi Sudah Turun Tangan, Misteri Peluru Nyasar Lukai Kaki Mama Muda di Cilincing Belum Terungkap

Kanit Reskrim Polsek Cilincing AKP Alex Chandra mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas peristiwa ini.

"Ya benar, kejadiannya yakni suami istri di lantai 2 rumahnya di kamar. Kemudian sekitar jam 11 malam itu ada suara, gak lama ibu ini sela-sela jari manis kelingking itu luka," kata Alex saat dihubungi, Rabu (6/7/2022).

Alex menuturkan saat peristiwa itu terjadi korban tak menyadari langsung apa yang membuatnya terluka.

Hingga beberapa saat sang suami menemukan benda yang diduga proyektil peluru di dalam rumahnya.

"Beberapa saat kemudian ada ditemukan kaya proyektil begitu sekitar 1 meter, ini kan masih kita periksa juga (jenis proyektilnya)," ungkap Alex.

Polisi Periksa saksi di TKP

Alex membeberkan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap warga sekitar tak ada yang tahu soal dugaan letusan tembakan peluru nyasar.

Beberapa saksi mengaku tak ada yang mendengar suara letusan senjata.

Untuk itu Alex belum dapat menyimpulkan peristiwa itu peluru nyasar atau bukan.

"Kita sudah tanya di sekitar tkp itu, saya sudah koordinasi ke pak RT tidak ada yang dengar suara tembakan. Sampai sekarang ini masih belum selesai proses penyelidikan kita," katanya.

Kini proyektil peluru yang ditemukan itu telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dilakukan identifikasi terkait jenis peluru itu.

"Proyektil peluru lagi diidentifikasi," pungkasnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas