Tribun

Sebelum Tewas Terserempet di Pasar Minggu, Sopir Transjakarta Sudah Bunyikan Klakson ke Pesepeda

Polisi masih menyelidiki kecelakaan yang dialami pesepeda berinisial SA yang terserempet bus Transjakarta hingga meninggal dunia di Pasar Minggu.

Penulis: Fandi Permana
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Sebelum Tewas Terserempet di Pasar Minggu, Sopir Transjakarta Sudah Bunyikan Klakson ke Pesepeda
Warta Kota/Henry Lopulalan
Bus Transjakarta melintas di dekat Halte Juanda yang sedang direvitalisasi, Rabu (11/5/2022). Polisi masih menyelidiki kecelakaan yang dialami pesepeda berinisial SA yang terserempet bus Transjakarta hingga meninggal dunia di Jalan Raya Pasar Minggu, hari Minggu (10/7/2022) kemarin. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi masih menyelidiki kecelakaan yang dialami pesepeda berinisial SA yang terserempet bus Transjakarta hingga meninggal dunia di Jalan Raya Pasar Minggu, hari Minggu (10/7/2022) kemarin.

Menurut pernyataan resmi manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), sebelum terjadi kecelakaan, sopir bus sudah membunyikan klakson untuk memperingatkan pesepeda agar tidak menyalip bus.

Saat itu, posisi pesepeda berada di tengah dan berupaya mendahului hingga akhirnya terlibat kecelakaan.

"Pramudi sudah membunyikan klakson untuk memberi peringatan," ujar Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Transjakarta Anang Rizkani Noor dalam keterangannya, Senin (11/7/2022).

Anang menambahkan, saat peristiwa kecelakaan itu terjadi, bus baru berjalan setelah sebelumnya berhenti di bus stop yang berada di dekat Masjid At-taqwa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Baca juga: Gagal Menyalip, Pesepeda Tewas Tertabrak Bus Transjakarta di Jalan Raya Pasar Minggu

Ketika itu, kondisi bus transjakarta melaju pelan, namun saat bersamaan masuk pesepeda dari sisi kanan dan berusaha mendahului laju bus.

"Diduga karena kurang memperhitungkan kecepatan dan ada polisi tidur, pesepeda hilang keseimbangan hingga kejadian ini (kecelakaan) tidak terelakan," ucap Anang.

Baca juga: Libur Sekolah, Transjakarta Siapkan Bus Wara Wiri Royal di Ancol

Akibatnya, korban SA meninggal dunia dalam kecelakaan itu. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Sebelumnya, Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Sigit Prabowo, pihaknya membenarkan peristiwa itu terjadi di Pasar Minggu. Sigit mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

"Kejadian di Jalan Raya Pasar Minggu arah selatan tepatnya di seberang Masjid AT Taqwa wilayah Jakarta Selatan," katanya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Transjakarta Rute Tanjung Priok-Blok M dan Kebayoran Lama-Tanah Abang Kembali Beroperasi

Adapun kronologi kecelakaan itu bermula saat SA melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Raya Pasar Minggu.

Saat melintas di TKP atau tepat di pemberhentian pengumpan bus atau feeder TransJakarta yang berada di seberang Masjid AT Taqwa. Di TKP, korban diketahui berusaha menyalip namun gagal dan akhirnya terserempet badan bus.

"Saat bersamaan (Bus TransJakarta) baru start dari bus stop, sehingga terserempet body depan sebelah kanan bus TransJakarta tersebut. SA terjatuh, kepala membentur aspal," ujarnya.

SA meninggal dunia di lokasi kejadian. Dia mengalami luka pada bagian pinggang dan kaki hingga meninggal dunia di TKP. 

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas