Tribun

Dipolisikan Karena Cium Mahasiswi, Oknum Dosen di Kendari Diperiksa 3 Jam, Dicecar 10 Pertanyaan

Oknum dosen dilaporkan ke polisi karena diduga mencium mahasiswi berinisial RN (20), kini terduga pelaku telah diperiksa polisi, dicecar 10 pertanyaan

Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Dipolisikan Karena Cium Mahasiswi, Oknum Dosen di Kendari Diperiksa 3 Jam, Dicecar 10 Pertanyaan
IST
Ilustrasi korban pelecehan seksual. Polresta Kendari terus mengusut kasus dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan seorang mahasiswi inisial RN (20). Teruga pelaku, Prof B oknum dosen Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari akhirnya diperiksa penyidik, dicecar 10 pertanyaan. 

TRIBUNNEWS.COM, KENDARI - Polresta Kendari terus mengusut kasus dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan seorang mahasiswi inisial RN (20). 

Teruga pelaku, Prof B oknum dosen Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari akhirnya diperiksa penyidik Polresta Kendari.

Oknum dosen Prof B diperiksa di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Kendari, pada Kamis (22/7/2022).

Sedianya, oknum dosen Prof B diperiksa pada Jumat (22/7/2022) hari ini, namun dia datang lebih awal usai menerima surat panggilan dari Polresta Kendari pada Rabu (20/7/2022).

Diketahui, Prof B dilaporkan ke polisi lantaran diduga mencium mahasiswi berinisial RN (20).

Tindakan asusila itu dilakukan usai RN mendatangi kediaman Prof B untuk menyetor tugas rekapan nilai pada Senin (18/7/2022).

RN mengaku dicium Prof B saat hendak pamit dan pergi meninggalkan rumah di Perdos UHO, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

Atas laporan yang dibuatnya, korban RN sudah lebih dulu diperiksa penyidik.

Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi membenarkan Prof B memenuhi panggilan penyidik.

"Prof B datang di ruang penyidik PPA sekitar pukul 08.30 WITA didampingi kuasa hukum dan dicecar 10 pertanyaan," kata Fitrayadi pada Jumat (22/7/2022).

Baca juga: Mahasiswi di Kendari Polisikan Dosennya Karena Diduga Lakukan Pelecehan saat Kumpulkan Tugas

Menurut Fitrayadi, pemeriksaan terhadap Prof B berlangsung selama 2 sampai 3 jam.

"Untuk materi pertanyaan kami tidak bisa sampaikan ke publik," bebernya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan, polisi berencana akan memanggil 4 saksi tambahan.

Kronologi Asusila

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas