Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sosok Ulama Abuya Muhtadi yang Turun Gunung Imbas Pengeroyokan Ustaz: Pernah Berfatwa Tekait HTI

Ulama Abuya Muhtadi turut hadir bersama para ketua ormas, dan tokoh pemuda di halaman Polres Pandeglang

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S
zoom-in Sosok Ulama Abuya Muhtadi yang Turun Gunung Imbas Pengeroyokan Ustaz: Pernah Berfatwa Tekait HTI
istimewa
Ulama Banten, Abuya Muhtadi Dimyati turun gunung mencegah aksi sweeping sekelompok ormas di Kabupaten Pandeglang, Banten. 

TRIBUNNEWS.COM, PANDEGLANG- Ulama Abuya Muhtadi Dimyati (70) turun gunung mendinginkan suasana imbas pengeroyokan Ustaz Muhyi, warga Kabupaten Pandeglang, Banten.

Abuya Muhtadi turut hadir bersama para ketua ormas, dan tokoh pemuda di halaman Polres Pandeglang, Selasa (2/4/2024).

Kapolres Pandeglang, AKBP Oki Bagus Setiaji mengatakan, saat terjadi aksi sweeping, pihaknya langsung mengundang para ketua ormas, tokoh agama dan pemuda hadir di Mako Polres pandeglang.

Baca juga: Kapolda Banten Tegaskan Pengeroyokan Ustaz di Pandeglang Diselesaikan Secara Hukum

"Tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan akibat aksi swiping itu," kata Oki kepada wartawan.

Menurut Oki, dalam pertemuan tersebut Abuya Muhtadi memberikan imbauan pada para ketua ormas dan masyarakat Pandeglang, agar tidak terprovokasi dengan permasalahan yang ada.

"Beliau juga menyampaikan biarkan kepolisian yang menegakan aturan sesuai hukum yang berlaku," ujar Oki.

Sosok Abuya Muhtadi

Abuya Muhtadi merupakan seorang ulama besar dan kharismatik juga dan mufti syafi'iyyah dari Banten, Jawa Tengah.

Rekomendasi Untuk Anda

Pria kelahiran 26 Desember 1953 ini merupakan putra Abuya Muhammad Dimyathi al-Bantani, pendiri Pondok Pesantren Roudotul Ulum Cidahu, Pandeglang.

Mengutip nu.or.id, Abuya telah menempuh pendidikan agamanya selama 38 tahun.

Awalnya dirinya memulai pendidikan di SR Tanagara, kemudian tahun 1965 ia diajak ayahnya ikut Siyahah sambil terus menerus digembleng pendidikan agama dalam pengembaraan selama 10 tahun.

Lantas tahun 1975 Ia mengikuti ayahandanya Iqomah di Kampung Cidahu Desa Tanagara, Pandeglang, Banten sambil merintis Pondok Pesantren.

Pendidikan agama pun terus Ia dapatkan hingga akhir hayat sang ayah, pada 3 Oktober 2003.

Sepeninggal sang ayah, Abuya pun meneruskan Pondok Pesantren Roudotul Ulum Cidahu.

Sementara itu, Abuya juga dikenal sebagai ulama nasionalis, usai fatwanya yang tak membenarkan HTI dan Ormas sejenisnya.

Baca juga: Viral Ustaz di Pandeglang Dikeroyok OTK, padahal Baru Pulang dari RS, Pelaku Diduga Mabuk

Mengutip Wikipedia dirinya menyebut:

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas