Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

4 Pernyataan Untar soal Mahasiswi Lompat dari Lantai 6: Tak Ada Bullying, Sediakan Ruang Konseling

Berikut sejumlah pernyataan dari perwakilan Untar terkait mahasiswi yang lompat dari lantai 6.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nuryanti
zoom-in 4 Pernyataan Untar soal Mahasiswi Lompat dari Lantai 6: Tak Ada Bullying, Sediakan Ruang Konseling
TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Universitas Tarumanagara, Jakarta Barat. Foto diambil Jumat (22/9/2023). Berikut sejumlah pernyataan dari perwakilan Untar terkait mahasiswi yang lompat dari lantai 6. 

TRIBUNNEWS.COM - Mahasiswi Universitas Tarumanegara (Untar), Jakarta, berinisial E (18) melompat dari lantai 6 gedung kampus.

E ditemukan tewas di depan kampusnya pada Jumat (4/10/2024) malam.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Muhammad Aprino Tamara, mengatakan saksi sempat melihat korban berada di area lantai 4 sendirian.

"Kalau indikasinya sampai saat ini masih diselidiki karena kami sudah mengecek CCTV, seluruhnya dari mulai pagi sampai saat kejadian Magrib itu dia memang sendiri," ungkapnya kepada Wartakotalive.com, Sabtu (5/10/2024).

"Dan dari keterangan saksi pun yang melihat korban saat mau loncat itu, kan ada sekuriti di bawah juga melihat, kok ini di atas (korban)" jelasnya.

Lantas, apa penjelasan pihak Untar?

Berikut sejumlah pernyataan dari perwakilan Untar terkait mahasiswi yang lompat dari lantai 6 sebagaimana dirangkum Tribunnews.com:

1. Soal Jam Operasional Kampus

Rekomendasi Untuk Anda

Mahasiswi Untar berinisial E tersebut tewas sekitar pukul 18.37 WIB.

Humas Untar, Paula Tjatoerwidya Anggarina, menyampaikan insiden itu terjadi saat perkuliahan selesai.

Ketika itu, kampus belum sepenuhnya steril lantaran masih ada mahasiswa yang berlalu lalang di sekitar kampus.

Baca juga: Sosok Mahasiswi Untar yang Tewas Lompat dari Gedung Kampus, Terkuak Aktivitas Terakhirnya

"Jadi, kami kelas sore itu sampai pukul 18.00 WIB."

"Jadi, ini memang pada saat bubaran kelas, kami sudah ada surat keputusan (SK) rektor yang menyatakan bahwa area kampus itu harus clear pukul 19.00 WIB, memang itu sudah ada," ujarnya kepada wartawan, Selasa (8/10/2024).

Sehingga, saat insiden terjadi, pihak kampus memang belum menutup operasionalnya.

"Jadi ya ini dikatakan kejadian yang di luar itu tidak ya."

"Ini karena memang masih di dalam kegiatan kampus gitu."

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas