Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Disekap dan Disiksa di Pondok Aren, Tiga Pria Menangis saat Diselamatkan Polisi

Tiga pria korban penyekapan di Pondok Aren diselamatkan polisi dalam kondisi luka dan trauma, sembilan pelaku ditangkap.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Disekap dan Disiksa di Pondok Aren, Tiga Pria Menangis saat Diselamatkan Polisi
ISTIMEWA
Polisi menyelamatkan tiga pria korban penyekapan dan penyiksaan di rumah dua lantai kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus penyiksaan dan penyekapan di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, sedang menjadi sorotan.

Sebanyak empat orang menjadi korban. Mereka yaitu, DJ, I, NA, dan AAM.

Kasus ini dilatarbelakangi transaksi jual beli mobil yang berujung penculikan dan kekerasan fisik. 

Polisi berhasil menyelamatkan tiga korban dan menetapkan seluruh pelaku sebagai tersangka.

Sementara itu, korban berinisial DJ berhasil kabur dari lokasi penyekapan.

Kronologi 

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu 11 Oktober 2025. Empat korban (DJ, I, NA, dan AAM) diculik di Jagakarsa, Jakarta Selatan saat hendak melakukan transaksi jual beli mobil.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada Senin 13 Oktober 2025, salah satu korban, DJ, berhasil kabur dan melapor ke SPKT Polda Metro Jaya.

Malam itu juga, polisi melakukan penggerebekan di sebuah rumah dua lantai di Perumahan Taman Mangu Indah, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Di lokasi, tiga korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan: luka di punggung, gigi patah, dan trauma berat.

Polisi menyelamatkan tiga pria yang menjadi korban penyekapan dan penyiksaan di Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Ketiga korban berinisial I, NA, dan AAM diculik di wilayah Jagakarsa Jakarta Selatan, ketika hendak melakukan transaksi jual beli mobil.

Berdasarkan video yang diterima, sejumlah anggota polisi berpakaian preman terlihat mendatangi rumah yang menjadi lokasi penyekapan.

Polisi sempat bertanya tentang keberadaan korban kepada beberapa orang yang sedang berkumpul di depan rumah.

Setelahnya, polisi membuka pintu kamar di lantai satu dan menemukan satu korban.

Di kamar lainnya yang berada di lantai dua, polisi kembali menemukan dua korban. Polisi meminta keduanya berbalik badan dan membuka pakaian.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas