Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Harga Minyak Seharusnya Tidak Diserahkan kepada Pasar

DPC GMNI cabang Purwokerto mengecam rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Purwokerto mengecam rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Di saat masyarakat masih dibelenggu oleh kemiskinan dan ketidakmampuan memenuhi kebutuhan ekonominya, pemerintah malah mengeluarkan kebijakan menaikkan harga BBM," demikian pernyataan GMNI cabang Purwokerto lewat rilis, Sabtu (10/3/2012).

Minyak, kata GMNI, merupakan sektor produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak, dan tidak seharusnya diserahkan kepada pasar dalam penentuan harganya.

Harus dipahami pula, lanjut GMNI, alasan sebenarnya pemerintah menaikkan harga BBM adalah kekeliruan pemerintah yang menyepakati pertemuan puncak negara-negara APEC di Hawai pada November 2011, tentang penghapusan secara bertahap subsidi harga BBM. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas