Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pramono Ogah Standing Ovation untuk Pidato SBY

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendapat standing ovation dari seluruh peserta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Y Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendapat standing ovation dari seluruh peserta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI usai merampungkan pidato kenegaraan menyoal RAPBN 2014, tapi tidak bagi Wakil Ketua DPR Pramono Anung.

Dari balik layar televisi yang ditayangkan langsung dalam rapat kenegaraan tersebut, hampir seluruh peserta sidang berdiri dan menepuki selamat pidato SBY. Nampaknya, pidato SBY menyihir semua peserta yang hadir.

Ditemui usai acara, Pramono mengaku, tidak perlu berlebihan menyikapi pidato kenegaraan SBY yang bertempat di Ruang Rapat Paripurna I, Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2013).

"Ini kan pidato kenegaraan pengantar APBN. Tidak ada hal yang perlu di-standing ovation-in. Saya melihat apa yang disampaikan bisa diketahui sebelumnya mengenai pertumbuhan dan sebagainya," ujar Pramono kepada wartawan.

Politisi senior PDI Perjuangan ini menambahkan, dalam pidato SBY tidak ada yang luar biasa. Atas alasan itu, dia memilih tidak berdiri dan bertepuk tangan usai SBY memberikan pidato, seperti dilakukan peserta kebanyakan.

PPramono menggarisbawahi, pilihannya tidak berdiri dan ikut memberi standing ovation, bukan harus dimaknai bahwa pidato SBY tentang keberhasilan pemerintah mengada-ada.

"Memang tidak perlu penghormatan terlalu berlebihan," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas