Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Atut Telat Dicopot, Wibawa Pemerintah Rusak

Atut adalah satu-satunya gubernur yang bisa dengan bebas melakukan korupsi tanpa bisa disentuh jajaran yang lebih tinggi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Atut Telat Dicopot, Wibawa Pemerintah Rusak
TRIBUN/DANY PERMANA
Terdakwa Atut Chosiyah menjalani sidang perdananya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (6/6/2014). Atut didakwa terlibat dalam kasus dugaan suap sengketa pilkada Lebak di Mahkamah Konstitusi dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG -- Wakil Koordinator Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH), Suhendar dalam rilisnya pada Rabu (7/5/2014) menuturkan bahwa terlambatnya pencopotan jabatan Ratu Atut Chosiyah jelas sudah mencoreng wajah pemerintah.

"Sikap Kemendagri yang tidak mau dan tidak mampu menjaga kewibawaan pemerintah terulang saat sidang perdana di pengadilan, dimana Atut belum juga dinonaktifkan," kata Suhendar.

Suhendar bahkan mengatakan bahwa semasa menjabat, Atut adalah satu-satunya gubernur yang bisa dengan bebas melakukan korupsi tanpa bisa disentuh jajaran yang lebih tinggi. Belum dicopotnya Atut saat menjalani sidang perdana kemarin juga membuat sejumlah pihak bertanya-tanya.

"Dengan kata lain, satu-satunya gubernur yang statusnya terdakwa di Indonesia, hanya Gubernur Banten. Kondisi ini tentu saja semakin merusak kewibawaan pemerintah," kata Suhendar. (Banu Adikara)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas