Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Katering Haji Ditegur Karena Gizi Berkurang dan Rasanya Terlalu Asin

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi selalu mengecek nilai gizi makanan yang diberikan untuk jamaah haji.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Katering Haji Ditegur Karena Gizi Berkurang dan Rasanya Terlalu Asin
kemenag.go.id
Katering untuk jamah haji 

TRIBUNNEWS.COM, MADINAH - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi selalu mengecek nilai gizi makanan yang diberikan untuk jamaah haji. Terutama, gizi dari katering yang diterima jamaah selama sembilan hari di Madinah.

"Soal katering kemarin ada yang gram gizinya berkurang langsung kita peringatkan. Ada struktur gizi yang tidak boleh kurang. Kemarin setelah dicek ada satu gram berkurang, ada juga yang keasinan. Sudah kita peringatkan," kata Ketua Daker Madinah, Nasrullah, kepada MCH di Madinah, Rabu (3/9/2014).

Nasrullah menyebutkan beberapa kendala terkait makanan jamaah, salah satunya, katering yang salah label. Sebab, dikhawatirkan bisa membuat jamaah haji bingung.

"Ada makanan saat jamaah haji tiba tulisannya di box tertulis selamat jalan. Kemudian makanan dari airport ditulis makan malam, kan nanti orang bisa berpikir kapan masaknya dan sebagainya. Ini mungkin karena kesalahan yang mengemas orang asing, jadi tidak bisa membedakan. Kita sudah ingatkan," ujarnya.

Ia juga memastikan makanan jamaah haji bercita rasa Indonesia. Juru marasak sekaligus bumbu-bumbunya besal dari Indonesia. (kemenag.go.id/mch/ar)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas