Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Demokrat Enggan Kocok Ulang Pimpinan Komisi di DPR

Menurut Benny, solusi yang dapat dilakukan dengan menambah komisi serta alat kelengkapan dewan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Demokrat Enggan Kocok Ulang Pimpinan Komisi di DPR
TRIBUN/DANY PERMANA
Pimpinan DPR RI dilantik oleh Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali dalam sidang Paripurna DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2014). Sebelumnya PDI Perjuangan, PKB, Hanura, dan Partai NasDem melakukan aksi walk out dari sidang Paripurna, sehingga sidang hanya diikuti oleh 6 partai lainnya. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAPartai Demokrat tidak setuju adanya wacana pemilihan pimpinan komisi diulang kembali. Wacana itu muncul untuk mengakhiri polemik dua kubu Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) di parlemen.

"Enggak ada, urusan musyawarah mufakat, kenapa alasan kocok ulang enggak ada alasan untuk kocok ulang," kata Ketua DPP Demokrat Benny K Harman di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (5/11/2014).

Apalagi dilihat dari segi jumlah anggota, Benny mengatakan anggota KIH lebih sedikit. Hal itupun berpengaruh terhadap pemilihan pimpinan alat kelengkapan dewan.

"Saya menghargai kreatifitas KIH, kreatifitas politik, sebagi bagian dari upaya untuk melakukan negosiasi. Itu biasa, masalahnya KMP mau tunduk enggak sama KIH, ya kan," kata Benny.

Menurut Benny, solusi yang dapat dilakukan dengan menambah komisi serta alat kelengkapan dewan. "Memekarkan komisi, sehingga teman-teman KIH yang ingin menduduki posisi pimpinan di AKD bisa terfasilitasi," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas