Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Politisi Gerindra: Perppu Pilkada Buatan SBY Kacau Balau

"Di negara mana pun kalau semau-maunya begini ya bubar negara ini," kata Desmond.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Politisi Gerindra: Perppu Pilkada Buatan SBY Kacau Balau
Ferdinand Waskita/Tribunnews.com
Ketua DPP Gerindra Desmon J Mahesa di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/9/2014) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa menilai Perppu Pilkada yang diajukan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di akhir masa jabatannya sebaiknya ditolak dengan alasan substansinya kacau balau.

Menurutnya, Perppu No. 1 Tahun 2014 tentang Pilkada masih mengandung sejumlah kerancuan. Alasannya, SBY memang mendengar keinginan rakyat bahwa menentukan kepala daerah adalah hak politik mereka, tetapi naskah akademik Perppu terkesan mengarah ke Pilkada DPRD.

"Semangatnya agak kacau balau. Ada semangat di naskah akademis SBY pemilu tidak langsung. Lebih arif Jokowi keluarkan Perppu Pemilu langsung untuk mengisi kekosongan hukum. Kita di DPR nanti membuat UU Pemilu langsung. Perppu SBY kita nggak mau," kata Desmond di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/12/2014).

Dirinya mengatakan, sikap SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat dengan menerbitkan Perppu tampak sangat politis.

Menurutnya, sikap SBY sebagai kepala pemerintahan yang mudah mengeluarkan Perppu untuk membatalkan UU, membuat gaduh sistem hukum tata negara.

"Kisruhnya ini dia tanda tangan (UU Pilkada DPRD), di hari yang sama mengeluarkan Perppu menolak. Ini kan biang kerok konstitusi negara kita. Di negara mana pun kalau semau-maunya begini ya bubar negara ini," kata anggota Komisi III DPR RI ini.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas