Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Alasan Presiden Jokowi Kaget Calon Kapolri Tersangka

"Presiden mengikuti isu tentang Pak BG sejak 2008, 2013 dan seterusnya. Tapi belum ada tindakan hukum dan status hukum baru."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Alasan Presiden Jokowi Kaget Calon Kapolri Tersangka
Tribunnews.com/Tribunnews.com/Andri Malau
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers usai mengunjungi PT Pindad ingin melihat pembuatan persenjataan dan kendaraan militer buatan Indonesia. yang berada di Bandung, Jawa Barat, Senin (12/1/2015). Jokowi hadir bersama Menteri BUMN Rini M Soemarno, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, KSAD Gatot Nurmantyo. (Tribunnews.com/Andri Malau) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengaku kaget calon Kapolri, Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan ditetapkan tersangka dalam perkara rekening gendut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kaget saja. Beliau (Jokowi, red) kaget, karena selama ini tidak ada keputusan hukum. Jadi proses dijalankan, tentu saja ini harus direspon ketika KPK sudah menetapkan," ungkap Menetri Sekretaris Negara Pratikno, Selasa (13/1/2015).

"Presiden mengikuti isu tentang Pak BG sejak 2008, 2013 dan seterusnya. Tapi belum ada tindakan hukum dan status hukum baru. Hari ini status dan tindakan hukum ditetapkan oleh KPK," ujar Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto.

Malam ini, Presiden Jokowi sedang rapat bersama Komisi Kepolisian Nasioanl (Kompolnas) terkait nasib calon Kapolri, setelah Komjen Budi Gunawan ditetapkan sebagai tersangka.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas