Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Tak Ingin Melihat Desa di Dekat Hutan Perhutani Miskin

Presiden Joko Widodo (Jokowi) perintahkan optimalisasi lahan hutan milik Perum Perhutani mulai digarap pada 2016 mendatang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jokowi Tak Ingin Melihat Desa di Dekat Hutan Perhutani Miskin
TRIBUN/DANY PERMANA
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  "Pesan bapak presiden beliau mengatakan saya dari kecil sampai tua lihat desa-desa di dekat hutan perhutani miskin, saya enggak mau lihat begitu lagi."

Begitu kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengutip pernyataan Presiden Jokowi usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3/2015).

Karena itu, kata Siti, presiden memerintahkan agar segera dipersiapkan aturan-aturan yang mendasari kebijakan Pemerintah mendorong dilakukannya optimalisasi lahan Perhutani.

Presiden Jokowi meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyiapkan payung hukum untuk pemakaian lahan-lahan milik Perhutani sebagai lahan pertanian.

Sebanyak 100 Ribu hektar lahan hutan miliki Perum Perhutani akan dipakai untuk optimalisasi lahan pertanian padi. Selain itu, sebanyak 167 Ribu hektare lahan akan digarap untuk Tanaman jagung di lahan Milik Perhutani.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) perintahkan optimalisasi lahan hutan milik Perum Perhutani mulai digarap pada 2016 mendatang.

"100 Ribu hektare untuk  tanaman padi dan 167 ribu  hektar tanaman jagung dalam satu tahun. Tadi bapak presiden katakan kita mulainya 2016. kami Kementerian kehutanan dan LH akan melakukan penyesuaian-penyesuaian peraturan," jelas Siti.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas