Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kongres IV PDI Perjuangan

Ada Pramono dan Tjahjo Kumolo yang Lebih Mumpuni, Ini Alasan Mega Pilih Hasto Jadi Sekjen

Meski ada tokoh-tokoh yang lebih senior seperti Pramono dan Tjahjo Kumolo, ini alasan Megawati memilih Hasto Kristiyanti sebagai Sekjen PDIP.

Ada Pramono dan Tjahjo Kumolo yang Lebih Mumpuni, Ini Alasan Mega Pilih Hasto Jadi Sekjen
Wahyu Aji/Tribunnews.com
Presiden Jokowi, Megawati dan Wapres Jusuf Kalla 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama Hasto Kristiyanto ditunjuk oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menjadi Sekretaris Jenderal untuk periode 2015-2020menurut Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Ikrar Nusa Bhakti, ada berbagai alasan dipilihnya Hasto menjadi Sekjen PDI Perjuangan.

"Hasto itu dilihat adalah tokoh muda yang loyal kepada Megawati," kata Hasto di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/3/2015).

Ikrar menuturkan, loyalnya Hasto kepada Mega membuat orang nomor satu di PDI Perjuangan itu menunjuk Hasto menjadi pelaksana tugas Sekjen saat Tjahjo Kumolo ditunjuk presiden Joko Widodo menjadi Menteri Dalam Negeri.

"Dia (Hasto) juga jadi bumper kisruh PDIP dengan KPK yang mengagalkan calon Kapolri saat itu," tuturnya.

Sebenarnya, kata Ikrar, dalam kepiawaian berpolitik, di tubuh PDI Perjuangan masih tersedia sosok yang mumpuni sebagai Sekjen. Ikrar menyebut, Pramono Anung dan Tjahjo Kumolo mampu mengisi posisi Sekjen PDI Perjuangan.

"Dipilihnya Hasto biar menjadi pembelajaran agar anak muda bisa berkiprah dengan baik," tandasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Agung Budi Santoso
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas