Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Menteri Yohana: Ada Kekerasan MOS, Lapor Nanti Saya Tangkap Pelakunya

"Saya sebagai dosen bisa rasakan anak-anak yang dibuat semi-militer dalam masa orientasi," tutur Yohana.

Penulis: Valdy Arief
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Menteri Yohana: Ada Kekerasan MOS, Lapor Nanti Saya Tangkap Pelakunya
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Yohana Susana Yembise mengunjungi posko Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2015). Kunjungan tersebut untuk mengkampanyekan mudik ramah anak, disabilitas, lansia, dan bebas narkoba bersama Kementrian Sosial dan Satgas Perlindungan Anak. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise, meminta masyarakat untuk melaporkan ke kementeriannya jika melihat tindak kekerasan yang terjadi selama Masa Orientasi Sekolah (MOS).

"Kalau ada kekerasan terjadi saat MOS, lapor ke saya, lapor ke kementerian biar saya tangkap orangnya (pelakunya)," sebut Yohana Yembise yang ditemui awak media usai memberikan sambutan pada rangkaian acara Hari Anak Nasional di kawasan car free day Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (2/8/2015).

Yohana yang pernah menjadi dosen di Universitas Cendrawasih, Papua, ini mengaku bisa merasakan penderitaan yang dialami peserta didik saat MOS.

"Saya sebagai dosen bisa rasakan anak-anak yang dibuat semi-militer dalam masa orientasi," tuturnya.

Menurutnya, sebaiknya peserta didik diberikan penyuluhan atau pelatihan untuk mengubah perilaku mereka dan agar mereka siap sebelum menempuh masa belajar.

Yohana Yembise juga menyebutkan berkali-kali, bahwa tidak boleh ada kekerasan sama sekali dalam masa orientasi.

Berita Rekomendasi
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas