Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pergantian Kabareskrim, Momen Reformasi di Instansi Polri

Pergantian Kabareskrim Polri dari merupakan momentum melakukan reformasi di intitusi penegakan hukum itu.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Pergantian Kabareskrim, Momen Reformasi di Instansi Polri
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
Asep Komarudin (LBH Pers), Bambang Widodo Umar (Pengamat Kepolisian), Abdul Fickar (Akademisi), dan Ray Rangkuti (Pengamat Politik) dalam acara diskusi Pekerjaan Rumah Untuk Kabareskrim Baru 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pergantian Kabareskrim Polri dari merupakan momentum melakukan reformasi di intitusi penegakan hukum itu.

Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti, meminta Presiden Joko Widodo memimpin reformasi tersebut.

Menurut dia, Joko Widodo dapat membentuk sebuah tim independen yang bertugas melakukan perubahan. Tim beranggotakan elemen masyarakat.

"Sekarang tepat untuk mereformasi polisi. Pentingnya upaya membenahi institusi kepolisian," tutur Ray Rangkuti ditemui di Jakarta, Senin (7/9/2015).

Komisaris Jenderal Anang Iskandar menempati posisi sebagai Kabareskrim Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Budi Waseso yang dipindah tugaskan menjadi Kepala BNN.

Dia berharap Komjen Anang Iskandar supaya menangani kasus secara independen dan tidak dipengaruhi kepentingan sekelompok orang.

"Kabareskrim baru diharapkan independensi menangani kasus. Kami mendesak agar transparan dalam pengusutuan kasus," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas