Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Pelindo II

Pansus Pelindo II Minta Bareskrim Cepat Tangani RJ Lino

Politikus PDIP itu mengatakan Bareskrim belum mendapatkan perhitungan kerugian negara.

Pansus Pelindo II Minta Bareskrim Cepat Tangani RJ Lino
Ferdinand Waskita/Tribunnews.com
Rieke Diah Pitaloka 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ditolaknya gugatan Praperadilan RJ Lino dinilai semakin menguatkan rekomendasi Pansus Pelindo II.

Hal itu dikatakan Ketua Pansus Pelindo II Rieke Dyah Pitaloka di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (26/1/2016).

"Ya begitu melihatnya intinya saya secara pribadi selalu mempunyai kenyakinan kebenaran itu biar di kubur sedalam apapun tetap suatu saat akan muncul dan ini kebenaran apa dan pantokannya berbangsa dan bernegara yang kita perjuangkan," kata Rieke.

Ia menilai hasil praperadilan itu dapat menjadi pintu masuk bagi Bareskrim Polri untuk mengembangkan kasus tersebut.

Politikus PDIP itu mengatakan Bareskrim belum mendapatkan perhitungan kerugian negara.

Tetapi, BPK sudah mengeluarkan hasil investigasi untuk kasus pengadaan barang yang sedang ditelusuri Bareskrim Mabes Polri.

"Mudah-mudahan Pak Anang dalam menghitung hari sisa pensiun ini bisa memberikan kinerja baik. Insya Allah jadi Rp379 miliar kerugian menurut BPK. Tidak ada alasan lagi untuk Bareskrim bergerak cepat," ujarnya.

Mengenai dugaan RJ Lino mengulur waktu dengan mengajukan praperadilan, Rieke melihat hal itu sebagai hak warga negara.

Namun, ia mengingatkan agar jangan terjadi pengadilan menjadi tempat rehabilitasi bagi orang yang terindikasi melakukan tindakan korupsi.

"Karena menyewa pengacara yang mahal, kemudian, indikasi hakim di sogok, mudah-mudahan kondisi itu sudah berakhir lah," katanya.

Halaman
12
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas