PKS Kutuk Keras Tragedi di Kota Nice Perancis
Kita menyerukan Pemerintah segera menyampaikan bela sungkawa dan bantuan
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengutuk serangan yang tidak berperikemanusiaan tragedi di kota Nice, Perancis.
Untuk itu Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menyerukan Pemerintah Indonesia untuk segera menyampaikan bela sungkawa dan bantuan semampunya untuk membantu Pemerintah Perancis.
"Kita menyerukan Pemerintah segera menyampaikan bela sungkawa dan bantuan semampunya untuk mensuport pemerintah Perancis," ujar Mardani kepada Tribun, Jumat (15/7/2016).
Selain itu pemerintah diimbau untuk melakukan total pencegahan untuk mengantisipasi kejadian sejenis terjadi di Indonesia.
"Pemerintah untuk melakukan total approach untuk mengantisipasi kejadian sejenis di Indonesia," katanya.
Sementara itu, aparat Perancis menyampaikan, korban tewas dalam tragedi di kota Nice itu kini telah mencapai 77 orang serta puluhan orang lain harus dirawat di rumah sakit, 15 orang di antaranya dalam kondisi kritis.
Insiden ini terjadi delapan bulan setelah serangan maut yang diklaim Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada November tahun lalu di sejumlah lokasi di Paris, menewaskan 130 orang.
Akibat serangan itu, pemerintah Paris menetapkan keadaan darurat sejak 13 November 2015 dan seharusnya kondisi darurat itu dicabut akhir tahun ini.
Kota pesisir Laut Tengah, Nice yang memiliki pantai dan lautan berwarna biru jernih menjadi salah satu tujuan wisata paling populer bagi pencari sinar matahari dan kalangan elite sejak abad ke-19.