Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Komnas HAM Sebut Ada Kelalaian Polisi Dalam Kerusuhan di Tanjung Balai

Terdapat beberapa kelalaian pihak kepolisian dalam peristiwa perusakan dan pembakaran tempat ibadah di Tanjung Balai.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Komnas HAM Sebut Ada Kelalaian Polisi Dalam Kerusuhan di Tanjung Balai
Tribunnews.com/ Amriyono Prakoso
Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai mengungkapkan terdapat beberapa kelalaian pihak kepolisian dalam peristiwa perusakan dan pembakaran tempat ibadah di Tanjung Balai.

Pertama, adanya ketidaksiapsiagaan baik itu kepolisian resor Tanjung Balai maupun kepolisian yang berbatasan dengan wilayah itu dalam mengantisipasi kerusuhan massa.

"Ada kelalaian kepolisian resor Tanjung Balai dalam temuan kami. Mereka yang seharusnya bertanggung jawab atas terciptanya keamanan belum mampu mengorganisir kekuatan mereka," jelas Natalius di Kantornya, Jakarta, Kamis (11/8/2016).

Dia juga menilai aparat sangat lambat untuk mengantisipasi amukan massa sehingga menyebabkan terbakarnya 15 bangunan yang terdiri dari rumah ibadah dan rumah pribadi.

"Seharusnya, begitu terjadi amukan massa, aparat langsung datang ke lokasi. Tapi, ini mereka baru datang satu sampai dua jam pascaperusakan," tambahnya.

Namun begitu, dirinya mendorong agar Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan Polres Tanjung Balai untuk mengusut tuntas kasus tersebut dengan tetap memperhatikan serta menghormati hak asasi manusia.

Rekomendasi Untuk Anda

Diketahui, Sebanyak 21 orang ditetapkan sebagai tersangka kerusuhan di Tanjung Balai, Sumatera Utara pada Jumat (29/7/2016) malam hingga Sabtu (30/7/2016) dini hari.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas