Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

STIP Bekukan Kegiatan Drum Band dan Pedang Pora

"Untuk pembekuan sementara, kegiatan drum band dan pedang pora. Setelah diinvestigasi, itulah yang berpotensi timbulnya kekerasan," kata Arifin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yurike Budiman
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in STIP Bekukan Kegiatan Drum Band dan Pedang Pora
Tribunnews.com
Siswa STIP. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt), Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda, Capt. Arifin Soenardjo mengatakan pihaknya sudah membekukan sementara aktivitas drum band dan pedang pora karena adanya potensi kekerasan.

"Untuk pembekuan sementara, kegiatan drum band dan pedang pora. Setelah diinvestigasi, itulah yang berpotensi timbulnya kekerasan," kata Arifin di STIP, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (16/1/2017).

Ia pun menyayangkan adanya kekerasan yang terjadi dalam kegiatan tersebut seperti yang dialami Amirullah Adityas Putra (19), taruna tingkat I, akibat dianiaya lima orang seniornya, pada Selasa pekan lalu.

Baca: Polisi Selidiki Penganiayaan Taruna STIP

Menurutnya, dua kegiatan tersebut merupakan kegiatan kebanggan di STIP.

Ada sekitar 80 persen taruna mengikuti ekstrakurikuler tersebut.

"Contoh kaya kemarin. Amirullah berawal dari drum band. Begitu juga pedang pora, sama. Sebenarnya ini kan ekskul kebanggaan," ucapnya.

Atas keputusan tersebut, Arifin juga mengakui banyak menerima berbagai reaksi dari para siswa dan orang tua.

Rekomendasi Untuk Anda

"Reaksinya tentu ada yang pro kontra. Tapi harus dilakukan agar tidak timbul kekerasan terus. Kita juga sudah jelaskan ke orang tua, ini hanya sementara, tidak permanen. Kalau mau putus mata rantai (kekerasan), pembekuan ini harus dilakukan," pungkasnya.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas