Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ada Pertemuan di Delta Spa, Bupati Halmahera Timur Bantah Terima Rp 5,6 Miliar

Penyerahan uang diduga terjadi dua kali di tempat yang sama. Pemberian pertama adalah Rp 2,6 miliar sementara pemberian kedua adalah Rp 3 miliar.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bupati Halmahera Timur Rudi Erawan membantah menerima uang Rp 5,6 miliar dari Imran S Djumadil di Delta Spa, Pondok Indah, Jakarta.

Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi menanyakan mengenai uang untuk dana optimalisasi DPR RI saat persidangan terdakwa Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara, Amran HI Mustary.

"Tidak pernah yang mulia," kata Rudi Erawan saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (13/2/2017).

Jaksa kemudian mengingatkan Rudi Erawan mengenai ancaman pidana memberikan keterangan palsu. Rudi Erawan tetap mengaku tidak pernah menerima uang di Delta Spa.

Jaksa kemudian bertanya mengenai pertemuannya dengan Imran S Djumadil di Delta Spa. Imran adalah tangan kanan Amran yang menyerahkan uang tersebut.

"Saya lupa yang mulia," jawab Rudi Erawan.

Penyerahan uang tersebut diduga terjadi dua kali di tempat yang sama. Pemberian pertama adalah Rp 2,6 miliar sementara pemberian kedua adalah Rp 3 miliar.

Selain uang tunai, Rudi Erawan disebut juga menerima uang melalui transfer Rp 500 juta. Keterangan tersebut disampaikan Imran pada persidangan sebelumnya.

Menurut Imran, uang tersebut tidak berkaitan langsung dengan proyek pekerjaan di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Menurut Imran, uang Rp 3 miliar tersebut terkait posisi Rudi Irawan yang merupakan Ketua DPD PDIP Maluku Utara.(*)

Ikuti kami di
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas