Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Soal Pilgub DKI, Ketua PBNU: Tuhan kok Diajak Kampanye!

Menurut Said Aqil, jangan mencampur-adukan masalah agama dan politik karena dua hal tersebut sangatlah berbeda.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Soal Pilgub DKI, Ketua PBNU: Tuhan kok Diajak Kampanye!
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua PBNU Said Aqil Siradj tidak sepakat dengan adanya spanduk larangan menyalatkan ‎jenazah apabila memilih pasangan calon tertentu di Pilkada DKI 2017.

Menurut Said Aqil, jangan mencampur-adukan masalah agama dan politik karena dua hal tersebut sangatlah berbeda.

"Masalah politik jangan dicampur adukkan dengan agama. Allah jangan diajak kampanye. Tuhan kok diajak kampanye ," kata Said Aqil saat menerima Silaturahmi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (14/3/2017).

Baca: Pesan Ketua Umum PBNU kepada Pasangan Anies-Sandi

Baca: Politisi PKB Minta Jenazah Tetap Disalatkan Walaupun beda Pilihan Politik

Baca: Anies-Sandi Didampingi Hary Tanoe Temui Ketua PBNU

Menurutnya sangat berbahaya apabila urusan agama dicampuradukan dengan politik.

Rekomendasi Untuk Anda

Suasana dan kegiatan politik akan menjadi tegang.

‎"Itu nanti tegang, mengerikan itu.‎ Pilih saya (nanti) masuk surga. (atau) nanti masuk neraka kalau pilih itu. Jangan seperti itulah, ‎yang disampaikan program yang baik baik. ‎Enggak usah bawa bawa Tuhan,' katanya.

Menurutnya sudah menjadi kewajiban jenazah umat muslim disolatkan.

Apabila tidak maka akan banyak orang ‎berdosa.

Said mengharapkan Pilkada DKI berjalan lancar tanpa membawa-bawa unsur agama.

"Mensolatkan jenazah tidak ada hubungannya dengan politik. Pilpres dan Pileg memilih siapapun enggak masalah," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas