Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Marak Kasus Bully Anak Sekolah, Ini Tanggapan Menteri Yohana

Yohana menambahkan, kasus bully biasanya melibatkan para pelajar, dan korbannya pun juga merupakan pelajar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
zoom-in Marak Kasus Bully Anak Sekolah, Ini Tanggapan Menteri Yohana
Tribunnews.com/Fitri
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kembali maraknya kasus bully di kalangan pelajar, satu diantaranya kasus bully yang dilakukan siswa sekolah tingkat pertama terhadap teman sebayanya, membuat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise buka suara.

Ia menjelaskan, kasus bully selalu terjadi pada banyak daerah di Indonesia.

Yohana menambahkan, kasus bully biasanya melibatkan para pelajar, dan korbannya pun juga merupakan pelajar.

"Jadi kasus bullying ini saya pikir terjadi dimana-mana di seluruh Indonesia, di sekolah pasti banyak terjadi itu," ujar Yohana, saat ditemui di Kementerian PPPA, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017).

Menurutnya, hal tersebut juga seharusnya menjadi tanggung jawab pihak sekolah yang memiliki pelajar 'pelaku bully'.

"Dan itu tanggung jawab sekolah untuk memperhatikan ini," jelas Yohana.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk menangani para pelajar pelaku bully tersebut, Yohana menegaskan, pihaknya memiliki program Ramah Anak.

Dalam program tersebut terdapat sejumlah indikator agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di sekolah.

"Kita juga punya program Ramah Anak, di mana ada indikator-indikator yang kita pakai supaya di sekolah-sekolah itu tidak terjadi kekerasan terhadap anak-anak," tegas Yohana.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas