Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat Anggap Pansus Angket KPK Tak Bisa Hadirkan Kepala Negara

Usulan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah agar Pansus Angket KPK memanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai kepala negara ke DPR sesuatu yang melompat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Pengamat Anggap Pansus Angket KPK Tak Bisa Hadirkan Kepala Negara
Tribunnews.com/Amriyono
Ray Rangkuti 

Dengan cara berpikir yang dipaksakan itu, tentunya, tak sulit juga untuk memahami logika melompat Fahri Hamzah.

Dalam bahasa lain, imbuhnya, jika pansus KPK bisa dibentuk dengan dasar yang lemah, tentu dasar berpikir lainnya juga bisa diuji coba.

Satu diantaranya memperkenalkan pemanggilan presiden sebagai kepala negara dalam rapat pansus.

Artinya, ide Fahri Hamzah seperti menantang fraksi-fraksi pendukung pansus yang umumnya adalah barisan pendukung presiden.

"Maka jawaban atas permintaan Fakhri ini lebih tepat mereka jawab. Ini sekaligus menguji keabsahan logika dasar pembentukan pansus KPK," katanya.

"Jika berani membuat tafsiran baru atas kewenangan DPR membentuk pansus, apakah juga mereka punya keberanian yang sama untuk memanggil presiden ke rapat pansusnya," tambahnya.

Fahri Hamzah secara tidak langsung justru memperlihatkan kelemahan tujuan pembentukan pansus yang memang sejatinya hanya ingin mengganggu KPK, bukan memperkuatnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas