Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Anige Sebut Nama Ibas di Sidang Kasus Korupsi, Demokrat: Itu Tidak Benar!

Menurut anggota Komisi III DPR ini, apa yang disampaikan Angie dalam konteks hukum sangat sumir.

Anige Sebut Nama Ibas di Sidang Kasus Korupsi, Demokrat: Itu Tidak Benar!
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Komisi Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), saat jumpa pers terkait pelaksanaan Pilkada Serentak di Jakarta Pusat, Rabu (9/12/2015). Demokrat menilai secara umum pelaksaan Pilkada serentak berlangsung aman dan lancar namun masih ditemukan tindak kecurangan yang dilakukan pasangan calon. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto, menjawab pernyataan Angelina Sondakh yang menyebut nama Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (30/8/2017) kemarin.

Didik mengaku prihatin nama Ibas selalu dicatut pihak-pihak tertentu.

"Satu hal yang kami sampaikan, keprihatinan kami bahwa nama Ibas selalu dipergunakan oknum tertentu. Dipaksakan sebagai alat legitimasi berbuat penyimpangan atau niat jahat," kata Didik kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Menurut anggota Komisi III DPR ini, apa yang disampaikan Angie dalam konteks hukum sangat sumir.

Lagipula, menurut dia tidak punya nilai pembuktian dalam hukum.

"Tentu apa yang disampaikan Angie dalam konteks hukum sangat sumir, karena apa yang disampaikan Angie didapatkan dari keterangan orang lain. dalam konteks hukum ini lah yang disebut testimoni," kata Didik.

Baca: Istana: Masa Presiden Jokowi Ngurusin Jonru?

Dirinya menjelaskan, apa yang disampaikan oleh Angie ataupun Nazaruddin tidak benar.

"Pernyataan Angie tidak benar adanya, apalagi yang disampaikan Nazar kemudian membawa nama Mas Ibas tentu harus diklarifikasi lebih lanjut di pengadilan dan kami menegaskan bahwa ini sesuatu yang tidak benar," kata Didik.

Diberitakan sebelumnya Angie dihadirkan sebagai saksi untuk mantan Dirut PT Duta Graha Indah (DGI) yang merupakan terdakwa kasus korupsi pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana dan Wisma Atlet, Palembang, Dudung Purwadi.

Dalam sidang, Angie sempat menyebut nama Ibas saat menanggapi pertanyaan salah satu pengacara Dudung.

Menurut Angie, jika tidak mengikuti perintah, Nazaruddin akan melaporkan kepada Ibas.

"Jadi semuanya disuruh, ya kita gerak jalan. Karena kan dia kalau enggak, (bilangnya) nanti dilaporin si Ibas," ujar Angie.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas