Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dhandy Mengaku Terbuka Jika Ada yang Tidak Suka Kepadanya

Tulisannya terkait konflik Rohingya yang juga menyinggung Megawati Sukarnoputri, Presiden RI ke-5 sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Dhandy Mengaku Terbuka Jika Ada yang Tidak Suka Kepadanya
Nurmuliarekso Purnomo
Dhandy Dwi Laksono 

Dandhy Dwi Laksono menyebut Megawati yang sempat bertahun-tahun ditindas rezim orde baru, tidak bisa berbuat banyak atas sejumlah konflik di Indonesia, yang terjadi saat ia menjabat sebagai Presiden.

Dandhy Dwi Laksono menyayangkan, tulisannya itu dianggap sebagai ujaran kebencian oleh Repdem, dan ia dilaporkan ke Polda Jawa Timur dengan Undang-Undang nomor 19 tahun 2016, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Respon dari Repdem menurutnya merupakan respon yang paling tidak demokratis yang ia terima.

"Bahwa saya baru pertama kali mengalami tindak kriminal speerti ini, banya yang tidak setuju dengan karya-karya saya, tentu saja. Tapi sejauh ini, ini respon yang paling tidak demokratis yang saya terima," katanya.

"Jadi sebaiknya mereka menyatakan saya punya masalah apa lagi selain ini, dari pada saya menduga. Kalau memang mereka ada masalah sebelum ini, 'monggo' (red: silahkan) saya terbuka," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas