Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sebut Munaslub Hanura Kubu 'Ambhara' Tak Terhindarkan, Ini Penjelasan Wiranto

"Tatkala mereka sudah melampaui dua per tiga mereka itu kekuatan nyata," ujar Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sebut Munaslub Hanura Kubu 'Ambhara' Tak Terhindarkan, Ini Penjelasan Wiranto
henry lopulalan/henry lopulalan
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto menilai, terjadinya munaslub kubu 'Ambhara' untuk memecat Oesman Sapta Odang tidak terhindarkan.

Wiranto menjelaskan, ada kekuatan mayoritas yang mengharapkan adanya munaslub tersebut

"Tatkala mereka sudah melampaui dua per tiga mereka itu kekuatan nyata," ujar Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Baca: Usai Diperiksa Selama 4 Jam, Ustaz Zulkifli Muhammad Orasi di Depan Pendukungnya

Baca: Wiranto Akui DPD-DPC Hanura Sempat Ingin Dirinya Kembali Jabat Ketum

Wiranto kemudian menjelaskan siapa sebenarnya si pemilik partai tersebut.

"Tapi apapun pemilik partai itu siapa? Kan anggota partai dalam negeri dan luar negeri tetapi mereka diwakili kepengurusan provinsi, kabupaten, dan kota," ucap Wiranto.

Rekomendasi Untuk Anda

Padahal, sebelumnya Wiranto dan Oesman Sapta menyatakan tidak akan ada munaslub menyusul mencuatnya mosi tidak percaya terhadap ketua umum sekarang.

Namun, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan itu kembali menegaskan jika pemilik partai secara mayoritas menghendaki munaslub, maka tidak ada yang dapat menghalanginya.

"Tatkala ada suatu desakan pemilik partai, ketua DPD, DPC yang mayoritas, tidak ada siapapun dan hak atau cara apapun menahan mereka secara Undang-Undang. Yang punya kok yang inginkan suatu perubahan," kata Wiranto.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas