Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus First Travel

Anniesa Hasibuan: Mulai Tahun Ke-8, First Travel Pakai Jasa Artis Sebagai Endorser

Tertundanya jemaah berangkat ke Tanah Suzi karena masalah visa yang diboikot sehingga ada kerugian besar di First Travel.

Anniesa Hasibuan: Mulai Tahun Ke-8, First Travel Pakai Jasa Artis Sebagai Endorser
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW
Anniesa Hasibuan, istri bos First Travel Andika Surachman di PN Depok, Senin (5/3/2018). 

Laporan Reporter Warta Kota, Budi Sam Law

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Istri bos First Travel yang juga desainer busana, Anniesa Hasibuan mengaku, selama 7 tahun mengelola bisnis travel umrohnya, First Travel tidak memakai artis sebagai endorser.

"Tapi pada tahun ke 8 atau 2017, baru pake artis," kata Anniesa Hasibuan saat bersaksi di sidang lanjutan dugaan kasus penipuan terhadap ribuan jamaah umroh First Travel di PN Depok, Senin (5/3/2018).

Ia menambahkan, tertundanya jemaah berangkat ke Tanah Suzi karena masalah visa yang diboikot sehingga ada kerugian besar di First Travel.

"Maka terjadi perjanjian kerjasama 18 juli 2017 dengan Kementerian Agama dan OJK. Dan sudah kami sampaikan bahwa yang tertunda akan diberangkatkan November 2017. Ini juga sudah di rilis di web OJK," katanya.

Mengenai utang First Travel di Arab Saudi, Anniesa menjelaskan vendor di Saudi sudah dibayarkan pihaknya sebesar 75 persen lebih.

Untuk penambahan biaya pilihan jemaah, di ramadan merupakan opsi dan bukan wajib. Jadi jika yang menambahkan akan diberangkatkan November 2017. Yang tidak tetap akan diberangkatkan di jadwal ulang," kata Anniesa.

Sebelumnya tiga saksi diperiksa pertama kali secara bersama-sama, satu persatu dalam sidang yakni Dewi Gustiana, Tri Suheni, dan Martono.

Kepada majelis hakim ketiganya mengaku tertarik menjadi agen karena pernah berangkat umrah melalui First Travel antara 2011- 2013dengan harga murah yakni sekitar Rp 11 Juta.

"Karenanya saya tertarik jadi agen karena harganya murah. Apalagi ada fee Rp 200 ribu per orang untuk agen bagi calon jemaah umrah yang  daftar," kata Dewi salah seorang saksi atau agen asal Tangerang, kepada majelis hakim.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas