Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pilpres 2019

Deklarasi Dukung Jokowi, TGB Disebut Cari Peluang Politik

Pernyataan TGB itu merupakan bentuk dari upaya yang bersangkutan untuk mencari peluang politik

Deklarasi Dukung Jokowi, TGB Disebut Cari Peluang Politik
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur NTB TGB Zainul Majdi memberikan sambutansaat acara pembentukan Aliansi Strategis Alumni Universitas Al-Azhar Mesir dan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk 'Bangun Bangsa', di Jakarta, Rabu (21/2/2018). Alumni Al Azhar Mesir bersama Alumni ITB berikrar untuk bekerja bersama bahu membahu membangun kemandirian bangsa dan negara di berbagai bidang sesuai dengan arah cita- cita pendiri bangsa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) mendukung Presiden Joko Widodo maju kembali di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris mengatakan, pernyataan TGB itu merupakan bentuk dari upaya yang bersangkutan untuk mencari peluang politik.

Baca: Gerakan #2019GantiPresiden Dianggap Menarik Tapi Tidak Mendidik

“Pak TGB saya pikir dia melihat peluang bagi dia pribadi ke depan. Kan sudah tidak bisa menjadi kepala daerah lagi. Dia harus mencari peluang politik. Peluang politik itu dalam kacamata dia ada apabila mendukung Jokowi ketimbang mendukung kekuatan oposisi,” ujar Syamsuddin, Jumat (6/7/2018).

TGB merupakan gubernur NTB untuk dua periode mulai dari 2008-2013 dan 2013-2018.

Setelah tidak menjabat sebagai kepala daerah, pria berusia 46 tahun itu dinilai perlu mencari peluang untuk mendapatkan posisi di pemerintahan.

Baca: Indonesia Kirim Empat Wakil ke Babak Semifinal

Namun, dia mengaku, belum tentu bagi TGB mendapatkan posisi sebagai wakil presiden.

“Belum tentu. Saya melihat (wakil presiden,-red) sih tidak juga. Paling tidak mungkin bagi TGB bisa menjadi salah satu pejabat pada kepemimpinan Jokowi pada masa bakti kedua. Entah menjadi menteri, entah menjadi apalah,” tambahnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas