Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Johan Budi Terpikat 'Nyaleg' Dari PDI Perjuangan karena Ini

Tawaran ini akhirnya saya terima dengan pertimbangan, saya akan lebih bisa berkiprah dan berbuat lebih banyak buat negara

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Johan Budi Terpikat 'Nyaleg' Dari PDI Perjuangan karena Ini
Tribunnews.com/ Seno Tri Sulistiyono
Juru bicara Presiden Joko Widodo, Johan Budi di komplek Istana Bogor, Kamis (16/11/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ''Saya menganggap PDI Perjuangan adalah partai yang lebih banyak menyentuh dan bicara tentang rakyat kecil.''

Demikian ungkapan Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Prabowo, tatkala menerima pinangan partai besutan Megawati Soekarnoputri menjadi Calon Legislatif (Caleg).

Selain juga mantan jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengaku konsep PDI Perjuangan tentang negara kesatuan RI berdasarkan Pancasila serta paham nasionalis religius yang diusung sesuai dengan prinsipnya dalam bernegara.

Hal itulah menurut Pria kelahiran 29 Januari 1967 ini mendasarkan dirinya memilih bergabung dan menerima tawaran PDI Perjuangan untuk maju sebagai Calon Wakil Rakyat di Daerah Pemilihan (Dapil) VII Jawa Timur.

Dapil itu meliputi daerah Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Magetan, dan Trenggalek.

"Tawaran ini akhirnya saya terima dengan pertimbangan, saya akan lebih bisa berkiprah dan berbuat lebih banyak buat negara jika menjadi anggota DPR," ucap Johan Budi dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (17/7/2018).

Keputusan maju ke dunia politik praktis ini diambil setelah melakukan evaluasi terhadap tugas dan pekerjaannya saat ini dan perenungan dalam enam bulan terakhir.

Rekomendasi Untuk Anda

"Serta juga sudah berdiskusi dengan keluarga," ungkap mantan Deputi Pencegahan KPK itu.

Ya, melalui proses itu akhirnya, Johan Budi memutuskan untuk beralih dalam ladang pengabdian yang berbeda yaitu melalui jalur politik.

"Saat saat dalam perenungan tersebut, beberapa waktu yang lalu saya ditawari menjadi calon kegislatif oleh PDI Perjuangan," katanya.

Bak gayung bersambut, tawaran PDI Perjuangan ini akhirnya ia terima, hingga akhirnya hari ini, Selasa (17/7/2018), publik mengetahui pencalegannya saat PDI Perjuangan mendaftarkan nama-nama Caleg yang akan maju di Pemilu 2019 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas