Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Koruptor Dipindah ke Nusakambangan, Ketua KPK: Lebih Transparan atau Lebih Tersembunyi?

"Kita kaji lagi," ujar Agus di di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/7/2018).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Koruptor Dipindah ke Nusakambangan, Ketua KPK: Lebih Transparan atau Lebih Tersembunyi?
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua KPK Agus Rahardjo (kanan) bersama Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus (kiri) memberikan keterangan pers usai penandatanganan nota kesepahaman di gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/7/2018). KPK dan KY melakukan kerja sama dalam pemberantasan tindak pidana korupsi yang meliputi pertukaran data dan informasi, pencegahan tindak pidana korupsi, pendidikan, pelatihan dan sosialisasi, kajian dan penelitian, dan tenaga ahli. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, memastikan KPK akan mengkaji usulan narapidana kasus korupsi dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Nusakambangan.

Wacana pemindahan napi kasus korupsi ke Nusakambangan muncul pasca KPK menemukan praktik jual-beli fasilitas dan izin luar biasa keluar dan masuk lapas.

"Kita kaji lagi," ujar Agus di di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/7/2018).

Baca: Ada Usul Napi Korupsi Dipindah ke Nusakambangan, Sekjen PPP: Bisa Jadi Lebih Bebas

KPK akan mengkaji, bagaimana teknis pengamanan di Nusakambangan.

Sebab, ditakuti pengawasan di sana lebih longgar.

"Saya belum tahu, di sana apa lebih transparan atau malah lebih tersembunyi itu perlu dipelajari dulu semuanya," tutur Agus.

KPK akan memperlajari teknis pengamanan di Nusakambangan.

Rekomendasi Untuk Anda

Termasuk, apakah di sana lebih aman atau justru lebih longgar pengamanannya dibanding di Lapas Sukamiskin.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas