Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ferdinand Hutahaean Sindir Ketum Kowani yang Menolak Dipanggil Emak-emak, ''Lu Mau Sok Beradab?''

Sebab, kata dia, di Jawa saat ini masih banyak panggilang si Mbok, kemudian di kampunya juga banyak yang dipanggil Emak atau Omak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Yudhi Maulana
zoom-in Ferdinand Hutahaean Sindir Ketum Kowani yang Menolak Dipanggil Emak-emak, ''Lu Mau Sok Beradab?''
Tribun Bogor/Kolase Twitter/Ferdinand Hutahaean/Kompas.com
Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo dan Ferdinand Hutahaean 

TRIBUNNEWS.COM -- Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean menanggapi pernyataan Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Giwo Rubianto Wiyogo yang menolah istilah 'the power of emak-emak'.

Dalam akun Twitternya, Ferdinand menuliskan kalau sebaiknya Ketum Kowani ini perlu merefleksi saraf-saraf otak.

Ia juga menyarankan agar lebih banyak membaca keragaman nusantara.

Sebab, kata dia, di Jawa saat ini masih banyak panggilang si Mbok, kemudian di kampunya juga banyak yang dipanggil Emak atau Omak.

Ia pun mempertanyakan kenapa Giwo Rubianto Wiyogo malah melarang kata 'emak' tersebut.

"Jika benar kalimat dalam video ini disampaikan oleh inu ini, mk saya pikir ibu ini perlu refleksi saraf2 otak dan lebih banyak membaca keragaman nusantara.

Halaman selengkapnya =========>>>>>>>>

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas