Tribun

Pilpres 2019

Pengamat Politik Sarankan Masing-masing Parpol Bentuk Tim Kritikus

Pada deklarasi tersebut telah ditandatangani kesepakatan bersama oleh masing-masing pasangan calon (paslon) dan ketua partai politik (parpol).

Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Hasanudin Aco
Pengamat Politik Sarankan Masing-masing Parpol Bentuk Tim Kritikus
Tribunnews.com/Reza Deni
Pengamat Politik, Emrus Sihombing dalam acara diskusi bertajuk 'Mengintip Visi Misi Capres-Cawapres' di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deklarasi kampanye damai Pemilu 2019 telah diselenggarakan.

Pada deklarasi tersebut telah ditandatangani kesepakatan bersama oleh masing-masing pasangan calon (paslon) dan ketua partai politik (parpol).

Menurut pengamat komunikasi politik dari Universitas Harapan Emrus Sihombing, untuk semakin mewujudkan kampanye damai tersebut, setiap parpol diharapkan mampu menyiapkan sebuah sub tim yaitu tim kritikus.

Dimana tim ini bertugas memberikan kritikan terhadap gagasan, ide dan program dari kompetitor secara objektif.

"Dimana tim ini benar-benar menguasai bidangnya, menyajikan data, membuat argumentasi yang rasional dan terutama menyejukkan," ujar Emrus di Hotel Grand Alia, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2018).

Baca: Pasangan Capres-Cawapres Bebas Berkreasi Menyusun Agenda Kampanye

Selain itu tim ini keberadaan sangat dibutuhkan agar setiap capres-cawapres tidak "asal" melontarkan kritik terhadap lawan politiknya.

"Acapkali politisi yang belum “matang” dan haus kekuasaan memberikan kritik terhadap kompetotir asal kritik, bahkan seringkali tidak berbobot, tidak disertai data yang kuat," ujar Emrus.

Sehingga, menurut Emrus praktik politik yang seperti itu berpotensi menimbulkan polarisasi dan gesekan sosial di tingkat grassroot.

"Tontonan semacam ini sangat tidak baik dilihat oleh masyarakat," ucap Emrus.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas