Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Kubu Jokowi Bantah 'Goreng' Isu Ratna Karena Awalnya Dipopulerkan Teman-teman Prabowo

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding mengatakan, isu tentang Ratna pertama kali dihembuskan oleh kubu Prabowo-Sandiaga.

Kubu Jokowi Bantah 'Goreng' Isu Ratna Karena Awalnya Dipopulerkan Teman-teman Prabowo
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Kadir Karding di kantor tim pemenangan Jokowi-Maruf, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Kampanye Nasional Jokowi-Mar'uf membantah menggoreng isu soal kebohongan Ratna Sarumpaet untuk menutupi persoalan ekonomi, terutama pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding mengatakan, isu tentang Ratna pertama kali dihembuskan oleh kubu Prabowo-Sandiaga.

Hingga, opini publik terbangun, sebelum Ratna mengakui telah berbohong soal penganiayaan.

Karding membantah, jika isu Ratna 'digoreng' untuk menutupi persoalan ekonomi dalam pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

"Isu ini mencuat dan memang dipopulerkan oleh teman-teman dari paslon pak Prabowo. Mulai dari pak Fadli Zon, Rachel Maryam, dan mba Hanum Rais," ujar Karding saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Minggu (7/10/2018).

Baca: PKS: Isu Ratna Sarumpaet Sengaja Digoreng untuk Alihkan Masalah Ekonomi

Pernyataan kelompok Prabowo, ucap Karding, bisa dikroscek melalui media sosial.

Menurut Karding, isu soal kebohongan Ratna tidak perlu 'digoreng'.

Sebab, kata Karding isu Ratna berbohong merupakan berita politik yang besar.

"Jadi apa yang terjadi hari ini, itu memang hukum media sosial dan hukum alam bahwa masyarakat suka tidak suka akan bicara soal penganiayaan, soal Ratna berbohong," ucapnya.

Karding pun membantah pernyataan Direktur Pencapresan PKS Suhud Alynudin.

Halaman
12
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas