Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pesawat Lion Air Jatuh

Dua Jenazah yang Sudah Diserahkan ke Keluarga Masih di RS Polri

Kepala Rumah Sakit RS Polri Kramat Jati, Kombes Pol. Musyafak menjelaskan ketiga bagian tubuh korban Lion Air PK-LQP yang teridentifikasi tersebut.

Dua Jenazah yang Sudah Diserahkan ke Keluarga Masih di RS Polri
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
RS Bhayangkara Tk I R. Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur menyerahkan dua jenazah pemunpang Lion Air PK-LQP yabg telah teridentifikasi kepada pihak keluarga. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pihak Rumah Sakit Polri dan Lion Air telah menyerahkan tiga jenazah korban pesawat Lion PK-LQP yang telah berhasil diidentivikasi.

Kabagyan Infodok Divisi Humas Polri Kombes Pol Sulistyo Pudjo menyebutkan penyerahan telah dilakukan pada Jumat (3/11/2018) malam.

Penyerahan Hizkia Jorry Saroinsong dan Candra Kirana telah dilakukan lebih dulu dan yang terakhir diserahkan adalah jenazah Monni.

"Tiga peti penumpang Lion Air pertama atas nama saudara Candra Kirana dan saudara Hizkia 23 tahun, dan Saudari Monni diserahkan terakhir kepada keluarga," ungkap Pudjo saat ditemui di RS Polri, Jakarta Timur, Sabtu (3/11/2018).

Jenazah Hizkia sudah diambil oleh kelurga, sedangkan dua jenazah lainnya Candra Kirana dan Monni baru akan dibawa pulang oleh keluarga siang ini.

"Candra dijadwalkan akan diambil keluarga pada pukul 13.00, Monnie juga siang ini kan tergantung kesiapan keluarga," papar Pudjo.

Baca: Tak Disiplin dan Kurangnya Pengawasan Jadi Penyebab Utama Maraknya Kecelakaan Penerbangan

Sebelumnya, Kepala Rumah Sakit RS Polri Kramat Jati, Kombes Pol. Musyafak menjelaskan ketiga bagian tubuh korban Lion Air PK-LQP yang teridentifikasi tersebut.

1. Candra Kirana (laki-laki/29 tahun)

Teridentifikasi dengan nomor postmortem 008 dari kantong jenazah dvi 002/lion tj.priok/002a dan nomor antemortem 023.

Bagian tubuh korban, dikatakan Musyafak, teridentifikasi setelah ada data postmortem berupa sepatu putih di sebelah kanan kaki korban.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas